
Patroli Blue Light yang dilakukan oleh AKP Ahmad Fandoli selaku Kasatlantas Polres Kukar.(Foto: Dok. Polres Kukar)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Ketika malam mulai tiba dan aktivitas warga belum sepenuhnya usai, rasa aman tak hanya soal mencegah kejahatan.
Di jalan raya, potensi bahaya justru sering datang tanpa disadari. Inilah yang menjadi perhatian serius bagi Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kukar.
Kasatlantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli menerangkan, untuk keamanan tidak bisa dilihat dari satu sisi saja.
Melalui patroli Blue Light yang digelar di titik-titik strategis, seperti Jalan AP Mangkunegara, Jalan Pahlawan, Jalan Poros Tenggarong-Samarinda, Jalan Ahmad Dahlan, hingga kawasan Taman Tanjung Titik Nol. Pihaknya berkomitmen untuk menjaga lalu lintas tetap tertib.
"Patroli ini bertujuan untuk mengantisipasi sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas serta menekan potensi tindak pidana seperti curanmor maupun gangguan kamtibmas lainnya pada jam-jam rawan malam hari," ujarnya pada KutaiRaya.com, Selasa (14/4/2026).
Jalan yang tampak lengang di malam hari justru kerap menjadi titik rawan, baik kecelakaan maupun aksi kriminal
Dalam operasi tersebut, personel dari berbagai pos, seperti Pos Pol Lembuswana dan Pos Pal 4, turut dikerahkan. Mereka tidak hanya berpatroli, tetapi juga melakukan pengaturan lalu lintas di persimpangan dan ruas jalan dengan tingkat kerawanan tinggi.
Menariknya, pengawasan tidak hanya dilakukan secara fisik. Petugas juga melakukan live report untuk memantau kondisi lalu lintas secara realtime.
"Dengan cara ini, setiap potensi gangguan bisa direspons cepat, sebelum berkembang menjadi masalah besar," tuturnya.
Patroli ini merupakan bentuk pendekatan preventif, mencegah sebelum terjadi, bukan sekedar menindak setelah ada korban.
Hasilnya pun terlihat jelas. Arus lalu lintas baik di dalam kota maupun jalur penghubung seperti Tenggarong-Samarinda, terpantau aman, lancar, dan terkendali sepanjang kegiatan berlangsung.
"Pesan saya pada malam hari, berhati-hati dalam berkendara, karena kita tidak tau kapan musibah terjadi, jadi kita harus antisipasi hal tersebut, " pungkasnya. (*Zar)