
Personil Polsek Anggana yang tengah berdialog dengan masyarakat.(Foto: Dok. Polres Kukar)
KUKAR, (KutaiRaya.com) : Masih dengan Suasana Idul Fitri yang identik dengan ketupat, opor, dan rumah yang dikunjungi saudara. Namun di balik hangatnya momen itu, ada satu hal yang sering dilupakan, seperti potensi bahaya kebakaran akibat kelalaian kecil di rumah.
Hal inilah yang menjadi fokus utama jajaran Polres Kukar melalui Polsek Anggana. Berbeda dari patroli biasa yang identik dengan pengawasan ketat, kali ini polisi hadir dengan pendekatan yang lebih dekat masuk ke gang-gang, menyapa warga, bahkan ikut merasakan denyut persiapan Lebaran dari dapur ke dapur.
Dipimpin oleh Iptu Jumarin, patroli dialogis digelar dengan suasana santai namun penuh makna. Di tengah aroma masakan khas Lebaran dan kesibukan warga, para personel menyelipkan pesan penting waspada sebelum terlambat.
"Justru di momen seperti ini, orang sering lupa hal-hal kecil yang bisa berdampak besar," ujarnya pada Kutairaya.com, Senin, (23/3/2026).
Menurutnya, kompor yang lupa dimatikan atau alira listrik yang tidak dicek bisa menjadi pemicu musibah saat rumah ditinggal bepregian.
Alih-alih memberi imbauan, para personel memilih berbincang ringan. Mereka berdiri di depan rumah warga, ikut berdialog di titik keramaian, hingga sesekali bercanda
"Warga pun tak canggung. Banyak yang justru memanfaatkan momen ini untuk bertanya langsung, mulai dari cara aman meninggalkan rumah hingga langkah pencegahan kebakaran, " ucapnya.
Selain mengingatkan soal kompor, petugas juga menekankan pentingnya mematikan perangkat elektronik yang tidak digunakan. Korsleting listrik, menurut mereka, masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran di kawasan padat penduduk. (*Zar)