• Kamis, 12 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kapolres Kukar yang tengah memeriksa persiapan personel.(Foto: Achmad Nizar/Kutairaya)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Polres Kukar mulai menggelar Operasi Ketupat 2026 sebagai langkah memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman.

Operasi ini difokuskan pada pengamanan arus mudik, pusat keramaian, hingga pencegahan gangguan kamtibmas selama momen menjelang lebaran.

Kapolres Kukar AKBP Khairil Basyar menjelaskan, apel gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Idul Fitri.

"Pada hari ini kita melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Ketupat tahun 2026. Apel ini kita laksanakan secara gabungan bersama Polri, TNI dan seluruh stakeholder terkait sebagai bentuk kesiapan pengamanan," ujarnya pada Kutairaya.com, Kamis (12/3/2026) di Mako Polres Kukar.

Dalam operasi tersebut, Polres Kukar menurunkan total 348 personel gabungan. Dari jumlah itu, 150 personel berasal dari Polri, sementara sisanya merupakan unsur TNI dan mitra kamtibmas lainnya.

Selain personel, kepolisian juga menyiapkan 21 pos pengamanan yang tersebar di titik strategis di Kutai Kartanegara. Pos tersebut terdiri dari 1 pos terpadu, 3 pos pelayanan , dan 17 pos pengamanan.

"Total ada 348 personel gabungan yang kita siapkan. Untuk Polri sendiri ada 150 personel. Selain itu kita siapkan 21 pos yang terdiri dari satu pos terpadu, tiga pos pelayanan dan 17 pos pengamanan," jelasnya.

Pengamanan ini akan menyasar berbagai potensi gangguan keamanan seperti balap liar, titik-titik keramaian masyarakat, serta pengaturan arus lalu lintas selama masa mudik dan perayaan Idul Fitri.

Operasi Ketupat 2026 di Kukar dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026.

Tak hanya fokus pada pengamanan, Polres Kukar juga memberikan layanan khusus bagi warga yang akan meninggalkan rumah saat mudik.

Ia mengimbau, masyarakat agar melaporkan rencana mudik ke kantor polisi terdekat agar petugas dapat melakukan pengawasan.

"Kami sudah menyampaikan kepada para Kapolsek dan Bhabinkamtibmas agar memonitor masyarakat. Apabila ada warga yang mau mudik dan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, silakan laporkan ke Polsek terdekat. Jika ada kendaraan bermotor di rumah, lebih baik bisa dititipkan ke Polsek terdekat. Nanti akan didata oleh anggota kami, dan itu menjadi prioritas patroli kami untuk menjaga rumah-rumah yang kosong," pungkasnya. (*Zar)



Pasang Iklan
Top