
Banner Turnamen Pubg Mobile.(Foto: Dok. ESI Kukar)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Bulan suci Ramadhan tahun ini terasa berbeda di Kabupaten Kukar. Bukan hanya dipenuhi kegiatan keagamaan dan buka puasa bersama, tapi juga diramaikan oleh ajang yang paling ditunggu anak muda atau Gen Z.
Akan hadir turnamen esport PUBG Mobile yang diselenggarakan oleh Esports Indonesia (ESI) Kutai Kartanegara.
Turnamen ini menjadi kabar baik bagi para player PUBG di Kukar. Di tengah minimnya event esports belakangan ini, kehadiran liga Ramadhan ini langsung disambut dengan baik.
Event Organizer Muhammad Angga Dwi Permana mengatakan, tujuan dari kegiatan ini sederhana, dengan adanya kegiatan ini, pihaknya ingin memberikan wadah bagi anak-anak muda yang hobi bermain PUBG untuk bisa bertanding secara kompetitif.
"Yang jelas biar ada ajang untuk anak-anak PUBG ini yang suka main. Kita kasih wadah untuk mereka bertanding. Karena kan tahu sendiri event-event sekarang ini agak kurang di Kukar. Makanya ESI bikin wadah pertandingan ini," ujar Angga pada Kutairaya.com, Jumat (27/2/2026).
Turnamen ini akan digelar pada 2 Maret 2026 dengan sistem liga selama tiga pekan. Seluruh pertandingan akan dilaksanakan secara online.
"Iya benar, nanti sistemnya liga, ada tiga pekan. Untuk sementara ini full online dulu," tambahnya.
Awalnya, pihaknya berharap bisa menggelar secara offline agar suasananya kompetisinya lebih terasa. Namun karena beberapa kendala, akhirnya diputuskan untuk menggelarnya secara daring.
"Harapan saya sebenarnya offline, tapi karena ada kendala, jadi sementara online dulu. Mungkin ke depan bisa offline," imbuhnya.
Menariknya, meski baru dibuka, antusias peserta sudah sangat tinggi. Kuota yang dibatasi hanya untuk 24 tim diperkirakan bakal melebihi.
"Antusiasnya sudah mulai ramai. Kuota kita 24 tim saja, kemungkinan bisa lebih dari itu yang daftar. Saya juga bingung nanti gimana," katanya.
Menurutnya, tingginya ini karena memang di Kukar jarang ada event esports. Apalagi turnamen ini dikemas dalam format liga dengan biaya pendaftaran yang terjangkau,
"Karena jarang ada event, tiba-tiba ada liga, dengan pendaftaran yang murah juga. Makanya mereka banyak yang mau ikut," sebutnya.
Untuk pelaksanaan turnamen ini, panitia mendapat dukungan sponsor dari Arjuna.
"Alhamdulillah ada sponsor dari Arjuna. Kalau dari Dispora mungkin lebih ke dukungan saja, support. Karena ini online juga," tuturnya.
"Ya harapan saya pemerintah bisa lebih membantu dari segi keuangan untuk ESI, biar lebih banyak lagi turnamen yang bisa kami adakan. Karena ini bukan cuma PUBG, nanti ada ML sama e-football juga. Kami nggak mungkin jalan sendiri, harus ada support," pungkasnya. (*Zar)