• Jum'at, 05 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kondisi tempat kejadian Tragedi tersebut.(Foto: Dok. Polsek Loa Kulu)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Tragedi maut terjadi di jalan raya, tepatnya di Kecamatan Loa Kulu. Aksi kebut-kebutan yang diduga terjadi pada dini hari berakhir maut. Dua pengendara sepeda motor tewas di tempat setelah terlibat tabrakan adu banteng di Jalan Yos Sudarso, Desa Loa Kulu Kota. Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 20 Februari 2026 sekitar pukul 01.10 Wita.

Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas yang menewaskan dua orang tersebut.

"Iya, benar. Dua orang meninggal dunia di tempat. Pengendara dari arah Loa Kulu menuju Tenggarong dan dari arah sebaliknya sama-sama meninggal dunia," ujarnya pada Kutairaya.com, Jumat (20/2/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan, kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai korban inisial BJ melaju dari arah Loa Kulu menuju Tenggarong.

Saat tiba di lokasi kejadian, korban mencoba menyalip sepeda motor lain yang berada di depannya dengan mengambil jalur kanan.

Di saat bersamaan, dari arah berlawanan ada sepeda motor yang dikendarai oleh RN. Karena jarak sudah terlalu dekat dan keduanya diduga melaju dalam kecepatan tinggi, tabrakan depan dengan depan tak bisa dihindarkan.

Benturan keras itu membuat kedua pengendara mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di tempat.

BJ kemudian dievakuasi ke RSUD AM Parikesit di Tenggarong. Sementara RN langsung dibawa pihak keluarga.

Akibat kecelakaan tersebut, kedua sepeda motor mengalami kerusakan parah hingga sekitar 80 persen dengan total kerugian masing-masing sekitar Rp5 juta.

"Kami sudah sering memasang imbauan di jalur-jalur rawan bersama Sat Lantas. Walaupun kondisi jalan sepi, kita tidak pernah tau siapa yang ada di depan kita. Yang jelas, lebih berhati-hati. Utamakan keselamatan, bukan kecepatan," tutupnya. (*Zar)



Pasang Iklan
Top