• Jum'at, 05 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Rekayasa Lalulintas di Bundaran Tuah Himba Tenggarong.(Foto: Andri Wahyudi/Kutairaya)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Upaya menciptakan kelancaran lalu lintas di kawasan Bundaran Tuah Himba terus dilakukan.

Dinas Perhubungan Kutai Kartanegara (Dishub Kukar) bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kukar melakukan penataan ulang arus kendaraan sebagai tindak lanjut dari hasil evaluasi kepadatan di titik tersebut.

Bundaran Tuah Himba menjadi salah satu simpul lalu lintas penting di Tenggarong karena menghubungkan arus kendaraan dari arah Jembatan Kutai Kartanegara menuju Jalan A.P. Mangkunegoro.

Volume kendaraan yang terus meningkat, terutama pada akhir pekan, menyebabkan antrean panjang dan meningkatkan potensi kecelakaan.

Sebagai langkah antisipasi, petugas menerapkan rekayasa lalu lintas dengan pemasangan water barrier untuk memisahkan dan mengarahkan jalur kendaraan.

Skema ini dirancang agar pergerakan kendaraan lebih terkontrol serta meminimalisasi titik konflik di dalam bundaran.

Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kukar yang membantu proses pengisian water barrier di lapangan.

Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dishub Kukar, Iwan Sukarta menjelaskan, rekayasa yang diterapkan masih bersifat uji coba dan akan terus dipantau.

“Kami akan melihat perkembangan di lapangan. Jika ada yang perlu disempurnakan, tentu akan segera kami tindak lanjuti,” ujarnya Jumat (14/2/2026).

Sementara itu warga Tenggarong, Riko berharap penataan ini diiringi dengan pemasangan rambu lalu lintas yang lebih lengkap.

Menurutnya, kepadatan kendaraan serta kurangnya rambu menjadi faktor yang selama ini memicu kerawanan kecelakaan di kawasan Bundaran Tuah Himba.

"Dengan adanya sinergi lintas instansi ini, diharapkan arus lalu lintas di pusat kota Tenggarong semakin tertib dan aman bagi seluruh pengguna jalan," ucapnya. (Dri)



Pasang Iklan
Top