
Suasana Sosper tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga oleh Anggota DPRD Kaltim Salehuddin. (Foto : Ridwan/KutaiRaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) yang dilakukan bersama oleh DPRD dan pemerintah daerah ke 2, dilaksanakan Sekretaris Komisi I DPRD Kaltim H. Salehuddin, S.Sos, S.Fil, M.AP, di Kelurahan Mangkurawang Tenggarong, Sabtu (7/2/2026).
Kali ini Salehuddin mensosialisasikan Perda Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga, dengan menghadirkan narasumber dari akademisi Suroto.
Tampak peserta yang sebagian besar ibu-ibu dari Kelurahan Mangkurawang dan Loa Tebu ini sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut dari awal sampai akhir.
Salehuddin mengatakan, digelarnya kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pedoman kepada masyarakat sesuai dengan Perda Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga, terutama kepada para ibu-ibu.
“Pembangunan ketahanan keluarga adalah upaya membangun keluarga yang tangguh, sejahtera, dan harmonis dengan cara meningkatkan kemampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan dasar, menghadapi tantangan, serta mengembangkan potensi anggotanya,” ujar Salehuddin.
Dalam Perda ini, lanjut politisi Golkar tersebut, mencakup berbagai aspek seperti komunikasi yang baik, dukungan ekonomi, pendidikan anak yang optimal, serta menjaga kesehatan fisik dan psikologis.
"Tujuannya adalah mewujudkan keluarga yang berkualitas dan menjadi fondasi yang kuat untuk ketahanan nasional. Aspek-aspek pembangunan ketahanan keluarga adalah ketahanan sosial dan emosional, yakni membangun komunikasi yang terbuka dan jujur, menciptakan suasana yang nyaman dan harmonis dengan saling menyayangi dan menghargai,” terangnya.
Ia mengaku, bahwa Ketahanan keluarga juga mencakup ketahanan ekonomi yakni meningkatkan keterampilan keluarga dalam mengelola sumber daya ekonomi, serta membangun kemandirian ekonomi melalui program-program yang mendukung.
Sementara itu, narasumber kegiatan Suroto menuturkan, dilaksanakannya Sosper Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga yang digelar ini sangat penting dan membuka wawasan dan pengetahuan masyarakat.
Ia juga menjelaskan, Ketahanan keluarga tidak terlepas dari peran orang tua terhadap anaknya. Tumbuh kembang anak memang butuh pendampingan dari orang tua.
Menjadikan tumbuh kembang anak yang baik itu tidak harus mahal, hanya cukup mendampingi anak dengan memberikan edukasi atau mengenalkan alam terhadap anak, salah satunya cara menanam tumbuhan, sehingga dapat memacu sensor motorik ke otak anak.
"Selain itu, ketahanan keluarga begitu penting, tentang bagaimana menyikapi situasi seperti sekarang ini, dengan begitu cepat berkembangnya sebuah teknologi," tutupnya. (One/Adv)