
Banjir merendam permukiman warga Pondok Labu.(Foto: Achmad Rizki/Kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Musibah banjir menimpa Dusun Pondok Labu Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Musibah ini dirasakan warga sejak Senin (2/2/2026) sore hingga saat ini.
Banjir ini melumpuhkan aktivitas warga, pasalnya ketinggian air sekitar satu meter hingga merendam permukiman warga.
Salah seorang warga, Junadin mengatakan, aktivitas warga di kampung ini lumpuh total.
Karena debit air cukup deras dan tinggi.
Banjir ini disebabkan oleh curah hujan tinggi, sehingga meluapnya anak sungai.
"Kami sulit untuk keluar, kendaraan motor tak bisa melintas. Kalau jalan kaki juga sangat membahayakan dan jauh," kata Junadin kepada Kutairaya, Selasa (3/2/2026).
Akibat musibah ini, masyarakat setempat membangun posko sebagai wadah pengungsian sementara.
Ia berharap banjir ini segera surut dan seluruh masyarakat setempat bisa beraktivitas kembali.
"Jika banjir ini tak kunjung surut, kami berharap peran pemerintah daerah untuk dapat mendistribusikan kebutuhan pangan, bagi masyarakat yang terdampak ini," ucapnya penuh harap.
Ia menyebutkan, di kampung ini ada sekitar 60 warga atau 30 Kepala Keluarga.
Sebagian besar warga ini berprofesi sebagai petani atau pekebun.
Menanggapi hal itu, Koordinator Lapangan (Korlap) Tagana Dinas Sosial (Dinsos) Kukar A Suriyanta menjelaskan, usai mendapatkan laporan dari warga setempat, pemerintah daerah langsung bergerak cepat untuk memberikan bantuan logistik berupa bahan pangan kepada warga yang tertimpa musibah banjir.
"Bahan pangan itu, meliputi beras, mie, susu, gula, teh dan lainnya," kata Suriyanta.
Ia mengemukakan, bahan pangan itu diperuntukan buat 27 warga.
Jika itu mengalami kekurangan, maka Dinsos Kukar siap mendistribusikan kembali.
"Kita belum dapat data pasti terkait jumlah warga yang terdampak. Sehingga kita hanya membawa bahan pangan untuk 27 orang, jika itu kurang akan kita distribusikan kembali," ucapnya. (Ary)