• Senin, 03 Agustus 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Objek Wisata Pela.(Foto: Dok. Alimin Azerbaijan)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pengelola Desa Wisata Pela, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus melakukan pembenahan sarana dan prasarana guna meningkatkan kenyamanan pengunjung, meskipun pada tahun ini belum ada penambahan objek wisata baru.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Pela, Alimin Azerbaijan mengatakan, fokus pengelolaan tahun ini lebih kepada perbaikan fasilitas yang sudah ada.

Salah satunya adalah pembangunan jembatan penghubung dari Pelai menuju Danau Pela yang belum sepenuhnya rampung.

“Untuk tahun ini memang tidak ada yang baru, hanya perbaikan saja. Sebenarnya jembatan dari Pelai ke danau itu direncanakan tembus tahun ini, tapi karena ada pengurangan anggaran, jadi belum bisa,” ujar Alimin, Senin (2/2/2026).

Akibatnya, aktivitas wisata olahraga, seperti bersepeda menuju Danau Pela belum bisa dilakukan sepenuhnya.

Kendati demikian, Alimin berharap pada tahun 2026 ini akan ada tambahan anggaran untuk menyelesaikan sisa sekitar 100 meter jembatan tersebut.

“Mudah-mudahan tahun 2026 ada dana masuk, karena tinggal sekitar 100 meter lagi dan Insya Allah bisa tembus,” ucapnya penuh harap.

Terkait jumlah kunjungan wisatawan, Alimin menyebutkan secara umum masih tergolong normal, bahkan menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal ini didukung sinergitas berbagai komunitas wisata.

“Kalau peningkatan ada sedikit. Sekarang banyak komunitas yang kerja sama dengan kami, seperti Bangga Baru Wisata Kaltim. Hampir tiap minggu mereka membawa tamu, paling sedikit 30 orang,” tuturnya.

Meskipun demikian, pihak pengelola tetap memberlakukan pembatasan jumlah wisatawan.

Dalam satu bulan, kunjungan dibatasi maksimal 100 orang karena Desa Wisata Pela mengusung konsep ekowisata berbasis lingkungan dan minat khusus, terutama untuk menjaga habitat Pesut Mahakam.

“Kita tidak boleh terlalu ramai karena bisa mengganggu pesut. Banyak perahu juga tidak bagus, jadi kita atur lewat paket wisata yang dijadwalkan,” tambah Alimin.

Untuk paket wisata yang ditawarkan, Desa Wisata Pela menyediakan berbagai pilihan seperti susur sungai, edukasi pesut, museum nelayan, hingga wahana pedal boat di danau.

Seluruh paket tersebut dapat diakses melalui media sosial resmi Desa Wisata Pela.

Ke depan, pihak pengelola berharap adanya dukungan lebih lanjut dari pemerintah daerah hingga pusat untuk penambahan fasilitas pendukung pariwisata.

Selain itu, pemerintah desa juga berupaya mengalokasikan dana melalui Alokasi Dana Desa (ADD) untuk pengembangan sarana wisata.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Kukar, M. Ridha Fatranta mengatakan, Desa Wisata Pela merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Kukar.

“Setiap tahunnya kunjungan wisatawan terus meningkat. Ini membuktikan bahwa Wisata Pela menjadi tujuan wisata, baik bagi wisatawan nasional maupun internasional,” tuturnya. (Dri)



Pasang Iklan
Top