• Jum'at, 04 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Apel Persiapan Operasi Keselamatan Mahakam 2026 di Mako Polres Kukar.(Foto: Achmad Nizar/Kutairaya)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Jelang puasa di Bulan Ramadhan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kukar gelar Operasi Keselamatan Mahakam 2026 yang berlangsung mulai 2-15 Februari 2026.

Operasi ini bertujuan untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat menjelang puasa.

Kasatlantas Polres Kutai Kartanegara, AKP Ahmad Fandoli menerangkan, di operasi tahun ini lebih mengutamakan langkah preventif dan edukatif.

Pihaknya akan memberikan sosialisasi langsung kepada masyarakat, baik pengendara roda dua, roda empat.

"Operasi Keselamatan Mahakam 2026 kami fokuskan pada pencegahan dan edukasi. Penegakan hukum tetap dilakukan, namun lebih bersifat teguran," ujar AKP Ahmad Fandoli, Senin (2/2/2026).

Ia menyebutkan, pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, nantinya akan ditindak atau ditilang.

"Penindakan hanya untuk pelanggaran yang berisiko tinggi. Selebihnya, kami mengedepankan pendekatan agar masyarakat lebih sadar dan paham pentingnya keselamatan berlalu lintas," katanya.

Terdapat beberapa acuan yang bisa ditindak atau ditilang jika di langgar seperti pengendara yang menggunakan HP saat berkendara, pegendara yang masih dii bawah umur, pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu, aksi balap liar dan lainnya.

Di Operasi Keselamatan Mahakam 2026 ini akan digelar di berbagai titik di Kukar. Salah satu kegiatannya, ramp check terhadap kendaraan angkutan barang, termasuk yang dilaksanakan di kawasan rest area Jahab.

Selain itu, pihaknya juga gencarkan sosialisasi keselamatan berlalu lintas dengan melibatkan berbagai komunitas otomotif, baik komunitas roda dua maupun roda empat.

Ia berharap, melalui Operasi Keselamatan Mahakam 2026, kesadaran masyarakat Kukar terhadap pentingnya keselamatan di jalan raya semakin meningkat.

"Keselamatan dimulai dari diri sendiri. Dengan etika berkendara yang baik, saling menghormati, dan patuh pada aturan lalu lintas, kita bisa menciptakan kondisi jalan yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua," pungkasnya. (*zar)



Pasang Iklan
Top