
Ketua Panitia Pelaksana Night Ride Criterium,Sandi.(Foto: Achmad Nizar/Kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Selain menjadi ajang silaturahmi antar komunitas dan klub sepeda, Night Ride Criterium juga dimanfaatkan sebagai ajang penjaringan dan seleksi atlet sepeda dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kukar untuk menghadapi Porprov Korpri Kalimantan Timur yang rencananya akan digelar di Kutai Timur (Kutim).
Event ini berlangsung selama dua hari, mulai hari ini sampai besok 30-31 Januari 2026, di Stadion Rondong Demang.
Ketua Panitia Pelaksana, Sandi menjelaskan, keterlibatan ASN dalam ajang ini merupakan bagian dari persiapan untuk menghadapi Porprov Korpri Kaltim. Menurutnya, ASN tidak hanya dinilai dari kinerja di kantor, tapi juga bisa berprestasi di bidang lain, termasuk olahraga.
"Tahun lalu kan juga ikut Porprov Korpri, dan untuk tahun ini rencananya dilaksanakan di Kutai Timur. Jadi PNS itu tidak hanya berinvestasi dari sisi kinerja, tapi juga dari bidang-bidang lain seperti olahraga," ujar Sandi pada Kutairaya.com di Tenggarong Seberang, Jumat (30/1/2026).
Ia menyebutkan, saat ini suda ada 27 ASN yang mendaftar dan sudah dikelompokkan khusus dalam kelas ASN. Namun, untuk kriteria final atlet yang akan mewakili Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), pihaknya masih menunggu ketentuan resmi dari panitia Porprov Korpri.
"Kita lihat nanti kriterianya seperti apa, karena masih menunggu aturan dari panitia Porprov ASN. Yang jelas, dari event ini kita lihat pencapaian waktu mereka," jelasnya.
Dalam cabor sepeda, terdapat beberapa nomor yang dipertandingkan. Seorang atlet bahkan bisa mengikuti lebih dari satu nomor lomba.
Night Ride Criterium sendiri merupakan bagian dari kelas criterium, sementara di Porprov Korpri nantinya juga akan ada time trial, baik individu maupun beregu.
Pembagian kategori usia juga menjadi salah satu acuan seleksi. Untuk ASN, umumnya masuk dalam kategori Master B dan Master C, diusia 30-40 tahun untuk Master B, dan 40-50 tahun untuk Master C. Sementara Master D diperuntukkan bagi usia 60 tahun ke atas.
Atlet yang memenuhi limit waktu nantinya akan dipersiapkan untuk mengikuti Porprov Korpri.
"Kalau ASN itu biasanya ada di Master B dan C. Nanti yang kita ambil tentu yang memenuhi limit waktu sesuai kebutuhan nomor yang dipertandingkan," tambahnya
Ia juga optimistis pada hasil Porprov Korpri nantinya. Ia berharap kontingen Kukar dapat meraih hasil maksimal pada Porprov Korpri Kaltim 2026.
"Kalau target, harapan kita tentu sapu bersih. Apalagi Porprov Korpri Kaltim ini biasanya digelar dua tahun sekali dan dilaksanakan sebelum Porprov Kaltim 2026. Jadi persiapan harus benar-benar matang," tukasnya. (*zar)