Banner Trank Sang7.(Foto: Dok.Trank Sang7)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Dalam rangka meriahkan Festival Kota Juang sekaligus memperingati kemerdekaan Sanga-Sanga, akan hadir kegiatan Trank Sang7, sebuah ajang jelajah motor yang mengajak peserta berkeliling bersama mengelilingi Kecamatan Sanga-Sanga.
Kegiatan ini menggunakan kendaraan roda dua dengan konsep jelajah, di mana para peserta menyusuri rute yang telah ditentukan panitia di sekitar wilayah Sanga-Sanga.
Ketua Panitia Trank Sang7, Hermansyah mengatakan, kegiatan ini tidak hanya sebagai hiburan, tapi juga diharapkan mampu memberikan dampak bagi perekonomian masyarakat sekitar.
"Kalo tujuannya supaya pedagang-pedagang di sekitar lokasi kegiatan ini bisa ikut merasakan dampaknya, mudah-mudahan dagangan mereka bisa laku. Selain itu, ini juga bagian dari peringatan kemerdekaan Sanga-Sanga," ujar Herman pada Kutairaya.com saat dihubungi, Rabu (28/1/2026).
Ia menjelaskan, jarak tempuh yang digunakan pada kegiatan kali ini sekitar 15 hingga 20 km. Rute yang dilalui tidak terlalu jauh dan masih berada di kawasan Kecamatan Sanga-Sanga.
"Rutenya muter-muter di daerah Sanga-Sanga saja, tidak terlalu jauh," jelasnya.
Untuk antusias peserta, ia menerangkan, jumlah pendaftar hingga saat ini sudah mencapai sekitar 400 orang.
"Antusiasnya cukup banyak, pendaftar sudah sekitar 400an. Setiap tahun memang kurang lebih segitu," katanya.
Untuk titik kumpul atau lokasi start dan finish kegiatan Trank Sang7 di Lapangan Palagan Merah Putih Sanga-Sanga, dan kegiatan ini akan berlangsung pada 31 Januari 2026.
"Harapan kami sih, kegiatan ini bisa terus disupport. Tujuan kami hanya untuk meramaikan Sanga-Sanga dan memperingati kemerdekaan, supaya Sanga-Sanga juga dikenal oleh orang luar," ungkapnya.
Untuk kendaraan yang digunakan, peserta wajib menggunakan motor dengan spesifikasi ban lapangan atau ban cross, tapi untuk jenis motor dibebaskan.
"Motornya wajib pakai ban lapangan. Mau motor bebek yang dimodifikasi, motor trail, atau jenis lainnya bebas," imbuhnya.
Selain itu, peserta juga diwajibkan menggunakan perlengkapan keselamatan atau Alat Pelindung Diri (APD), seperti helm, sepatu, dan perlengkapan safety lainnya.
Ia berpesan kepada seluruh peserta agar tetap mengutamakan keselamatan selama mengikuti kegiatan.
"Pesan kami, peserta harus tetap jaga kesehatan dan keselamatan, patuhi rambu-rambu, dan tetap safety," tukasnya. (*zar)