
Warga Tenggarong sedang menanggok udang dan ikan di perairan Sungai Mahakam.(Foto: Achmad Rizki/Kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Kondisi air Sungai Mahakam yang keruh atau bangar membawa manfaat tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Pasalnya, momen itu dimanfaatkan untuk mencari ikan hingga udang di perairan Sungai Mahakam.
Salah seorang warga Tenggarong, Ari Wibowo mengatakan, sudah 3 hari ini memancing ikan dan menanggok udang di pinggiran Sungai Mahakam area Kedaton Kutai Kartanegara.
"Saya hobinya memancing ikan dan belakangan ini kondisi alam sangat mendukung," kata Ari kepada Kutairaya, Rabu (28/1/2026).
Sehingga kondisi ini memudahkan para pemancing untuk memperoleh ikan dan udang.
Ia juga menceritakan, saat kondisi air bangar ini bisa memperoleh ikan dan udang sekitar 2 kg dalam semalam.
"Saya memancing dari malam hari hingga dini hari, karena kalau pagi sampai sore sibuk bekerja," ucapnya.
Hasil tangkapan ikan dan udang itu akan diolah di rumah dan dinikmati bersama keluarga.
Hal senada juga disampaikan warga Loa Kulu, Syamsi.
Ia menuturkan, air bangar ini menjadi kesempatan untuk memenuhi kebutuhan pangan di rumah.
Karena dengan kondisi air bangar ini banyak ikan dan udang yang mabuk, sehingga mudah ditangkap.
"Sudah 2 hari ini dengan mudah menangkap ikan dan udang di belakang rumah," ujar Syamsi.
Dia mengaku sangat bersyukur dengan momen ini sehingga dapat meringankan biaya kebutuhan rumah tangga. (Ary)