• Minggu, 31 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Jaringan pipanisasi tanpa ada meteran air bersih.(Verinda korban meteran air hilang)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Sebuah meteran air di Jalan Pesut menuju Kelurahan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), hilang dicuri orang tak bertanggung jawab, Senin (26/1/2026).

Kejadian ini diketahui ketika air di rumah milik warga Verinda mati saat hendak melakukan aktivitasnya.

Setelah dilakukan pengecekan, ia terkejut meteran air hilang dicuri dan pendistribusian air itu terbuang sia-sia.

"Saya mau melakukan aktivitas di rumah, tapi airnya mati. Setelah dicek meteran air hilang," kata Verinda kepada Kutairaya.

Ia mengaku heran apakah meteran air itu bisa dijual.

Maka itu, ia meminta pihak Perumda Tirta Mahakam agar dapat melakukan pengawasan ketat, sehingga tak terjadi lagi hal yang seperti ini.

Menanggapi hal itu, Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam, Suparno menjelaskan, jika ada pelanggan yang kehilangan meteran air bisa segera melaporkan ke kantor cabang masing-masing wilayah.

"Jika segera dilaporkan, maka kami bisa segera mengatasi itu dengan pemasangan meteran baru dan air itu tidak terbuang sia-sia," kata Suparno.

Ia menjelaskan, jika terbukti mengambil meteran air, maka Perumda Tirta Mahakam akan menindak tegas, sehingga oknum itu bisa jera.

"Dugaan kami yang mengambil meteran air itu pemulung. Ini sering terjadi, dalam sebulan bisa 5 kali meteran air pelanggan hilang dicuri," ujarnya.

Dalam hal ini, pengawasan meteran air juga harus dilakukan bersama-sama.

Pihaknya tak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. (ary)



Pasang Iklan
Top