
Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, Kamis (22/01/2026).(Foto: Abi/KutaiRaya)
SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Setelah 358 tahun berdiri, Kota Samarinda telah mengalami banyak perkembangan, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan juga perekonomian. Dengan jumlah warga yang mendekati angka 1 juta penduduk, tata kelola pemerintahan pun juga kian diperhatikan.
Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Iswandi menilai, peringatan Hari Ulang Tahun ke-358 Kota Samarinda, harus menjadi momentum refleksi atas arah pembangunan kota, bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menekankan, pentingnya keberpihakan kebijakan pembangunan kepada kepentingan masyarakat.
Menurut Iswandi, bertambahnya usia Samarinda harus sejalan dengan semakin jelasnya orientasi pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah. Ia mengingatkan agar seluruh kebijakan pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan riil warga.
“Pertambahan usia kota harus diikuti dengan kejelasan arah pembangunan dan keberpihakan yang nyata kepada rakyat,” katanya
Sebagai Ketua Komisi II DPRD Samarinda, yang membidangi perekonomian dan keuangan daerah, ia menyoroti peran sektor ekonomi kerakyatan, sebagai fondasi utama pertumbuhan kota. Menurutnya para pedagang pasar, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta ekonomi rakyat, merupakan kelompok yang harus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan ekonomi daerah.
Ia menegaskan, DPRD Kota Samarinda, melalui Komisi II akan terus mengawasi pengelolaan ekonomi dan keuangan daerah agar berjalan secara transparan, adil, dan berkelanjutan. Menurutnya, penguatan pasar rakyat, pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sehat, serta kebijakan ekonomi yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat harus menjadi fokus utama.
“Kebijakan ekonomi tidak boleh menjauh dari realitas warga. Pasar rakyat harus diperkuat dan PAD dikelola secara sehat demi kepentingan bersama,” ujarnya.
Selain kapasitasnya sebagai pimpinan Komisi II DPRD, ia juga menyampaikan pandangan politiknya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Samarinda. Ia menegaskan bahwa partainya memandang, bahwa pembangunan sebagai instrumen untuk mewujudkan keadilan sosial dan kemandirian ekonomi rakyat.
“PDI - Perjuangan akan terus mengawal kebijakan publik, mengkritisi ketimpangan, dan memastikan pembangunan Samarinda berjalan dengan prinsip keadilan sosial serta semangat gotong royong,” tuturnya.
Menutup pernyataannya, Iswandi menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-358 Kota Samarinda dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga dan membangun kota.
“Samarinda harus kita rawat bersama, bukan sekadar sebagai tempat tinggal, tetapi sebagai ruang bersama untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat,” tutupnya. (*Abi)