Kepala Kesbangpol Kukar, Rinda Desianti.(Achmad Rizki/Kutairaya)
TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Sebanyak Rp 3,2 milliar telah dialokasikan untuk Bantuan Keuangan (Bankeu) Partai Politik di Kutai Kartanegara (Kukar) pada 2026 ini.
Hal ini disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kukar Rinda Desianti kepada Kutairaya, Jum
Ia mengatakan, Bankeu itu akan disalurkan setelah keluar hasil audit dari BPK atas penyerahan Bankeu di 2025 lalu.
Sehingga penyaluran Bankeu di 2026 ini diperkirakan sekitar April 2026 mendatang.
"Nilai Bankeu yang diberikan kepada parpol sama dengan tahun kemarin, meskipun keuangan daerah mengalami penurunan," katanya.
Ia menyebutkan, mekanisme pemberian Bankeu parpol ini berdasarkan dari penghitungan suara dari parpol itu sendiri.
Para penerima bantuan keuangan Parpol di Kukar adalah tertinggi, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan nilai sebesar Rp 1,164.904.000 dengan total suara 145.613, jumlah 16 kursi.
Kemudian, Partai Golongan Karya (Golkar) Rp 600.848.000 dari 9 kursi dan total 75.106 suara.
Kemudian, Partai Gerindra Rp 479.592.000 dari 6 kursi dan total 59.949 suara, PAN dengan nilai Rp 293.847.000 dari 4 kursi dan total 36.731 suara, Partai Nasdem Rp 270.792.000 dari 4 kursi dan total 33.849 suara, PKB sekitar Rp239.728.000 dari 4 kursi dan total 29.966 suara, PKS Rp 152.592.000 dari 2 kursi dan total 19.074 suara.
"Untuk penghitungan Bankeu parpol ini per suaranya Rp 8000. Sehingga perolehan suara parpol dikali Rp 8000," tuturnya.
Ia menegaskan, ketetapan nilai itu telah berdasarkan pertimbangan karena sudah lama Bankeu parpol ini hanya Rp 3.800 per suara.
"Kenaikan nilai Bankeu ini sejak 2025 lalu dan tahun ini (2026) tak ada kenaikan atau pengurangan," tuturnya.
Sementara itu Sekretaris Dewan PImpinan Cabang (DPC) PDI-P Kukar, Andi Faisal mengatakan, bantuan keuangan parpol ini dipergunakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, yang meliputi untuk kegiatan poltik, baik itu pendidikan politik, sosialisasi partai politik dan lainnya.
"Bankeu itu akan digunakan tepat sasaran, bankeu ini rutin disalurkan setiap tahunnya," ujar Andi Faisal.
Menurutnya, Bankeu ini sangat membantu program partai, terkait pembinaan dan pendidikan politik.
Hal ini juga menunjukkan peran pemerintah daerah kepada partai politik, dalam meningkatkan wawasan kebangsaan. (ary)