
Planetarium Jagad Raya Tenggarong.(Foto: Achmad Nizar /Kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Planetarium Jagad Raya di Tenggarong dibuka kembali untuk masyarakat mulai 14 Januari 2026, setelah sebelumnya sempat ditutup sementara akibat masalah teknis.
Kabar dibukanya kembali ini disambut baik oleh masyarakat, khususnya pelajar dan pecinta wisata edukasi.
Sebelumnya, penutupan Planetarium Jagad Raya sempat diumumkan oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar karena adanya proses pemeliharaan dan perbaikan sistem. Penutupan tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas layanan serta memastikan seluruh peralatan berfungsi dengan baik.
Kepala Bidang Destinasi Wisata Dispar Kukar, Muhammad Ridha Patrianta menjelaskan, penutupan sementara dilakukan karena adanya proses backup data dan pemeliharaan peralatan.
Ia menyebutkan, Planetarium sebenarnya sudah beroperasi sejak tahun 2023, namun pada akhir 2025 ditemukan beberapa kendala teknis.
"Karena ada pemeliharaan. Di akhir tahun kemarin ada beberapa data yang penuh di harddisk, jadi perlu dilakukan backup data. Selain itu juga ada pemeliharaan peralatan, kabel-kabel, dan server," ujar Ridha pada Kutairaya.com saat dihubungi, Jumat (16/1/2026).
Ia menambahkan, proses backup data tersebut memakan waktu sekitar satu minggu, sehingga pihak pengelola memutuskan untuk menutup sementara planetarium agar proses perbaikan berjalan maksimal.
Meski sempat ditutup, ia memastikan, untuk operasional planetarium kini kembali normal dan tidak ada fasilitas yang terganggu. Seluruh layanan dapat digunakan seperti biasa oleh pengunjung.
"Secara operasional tidak ada masalah. Backup data hanya untuk membersihkan data yang bermasalah atau bug. Peralatannya memang sebagian sudah tua, tapi masih kita rawat dan masih bisa digunakan," ucapnya.
Dengan dibukanya kembali Planetarium Jagad Raya, ia berharap, tempat ini dapat terus menjadi destinasi wisata edukasi, terutama bagi anak-anak sekolah.
"Harapan kita, planetarium ini tetap menjadi wisata edukasi. Selain menikmati tayangan visual tentang tata surya, pengunjung juga bisa melakukan kegiatan meneropong benda-benda angkasa," tukasnya. (*zar)