
Kondisi skatepark di Timbau.(Foto: Achmad Nizar/Kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Kondisi lapangan skateboard atau skatepark yang berada di Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara, kini sangat memprihatinkan.
Fasilitas yang sudah berusia belasan tahun tersebut dinilai tidak lagi layak digunakan, namun hingga saat ini belum mendapat perhatian serius dari pemerintah.
Skatepark Timbau merupakan satu-satunya tempat latihan yang selama ini rutin digunakan oleh komunitas skateboard di Kukar. Sayangnya, kondisi lapangannya kini banyak mengalami kerusakan. Beberapa bagian bahkan telah dihancurkan karena terdampak pembangunan jembatan menuju Pulau Kumala.
Koordinator Lapangan Komunitas Skateboard Kukar, Dedy Santos mengatakan, skatepark tersebut dibangun sekitar tahun 2008 atau 2009. Sejak awal berdiri hingga sekarang belum pernah ada renovasi dari pemerintah.
"Kalau dilihat kondisi sekarang, skatepark di Timbau itu sudah sangat usang. Bahkan sebagian dihancurkan karena pembangunan jembatan Pulau Kumala. Jadi alat-alat yang rusak itu kami perbaiki sendiri pakai iuran dari komunitas," ujar Dedy pada Kutairaya.com, Senin (12/1/2026).
Sebelumnya, pihaknya juga sudah beberapa kali mengajukan proposal mengenai perbaikan kepada pemerintah. Bahkan, sempat dilakukan rapat bersama pihak ekonomi kreatif (ekraf) Kukar.
"Sudah pernah mengajukan proposal, sudah rapat juga, dan dibuatkan di bawah Jembatan Mahakam, pujasera. Tapi lapangan tersebut tidak sesuai standar untuk skatepark," jelasnya.
Akibat tidak adanya lapangan latihan yang layak, para skater kini harus mencari alternatif lokasi lain. Biasanya mereka hanya memanfaatkan spot-spot yang ada untuk sekadar bermain sekaligus membuat konten video.
"Sekarang sudah tidak ada tempat latihan khusus. Jadi kami cari spot-spot lain saja, tapi itu juga tidak ideal," tambahnya.
Ia berharap, pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap fasilitas olahraga seperti skateboard. Menurutnya, keberadaan skatepark yang sesuai standar nasional sangat penting untuk mendukung perkembangan bakat anak muda di Kukar.
"Kami berharap pemerintah bisa membangun skatepark yang sesuai standar nasional. Biar anak-anak muda bisa menyalurkan bakatnya dengan aman dan maksimal. Apalagi ke depan akan ada event besar sekitar tahun 2027, dan dari Tenggarong juga ada perwakilan atlet," pungkasnya. (*zar)