Aktivitas pedagang TAS.(Achmad Rizki/Kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Usai diresmikan pekan lalu oleh Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), aktivitas Tangga Arung Square (TAS) menunjukan tren positif.
Hal ini dibuktikan dengan sejumlah pedagang meraih omzet jutaan rupiah setiap harinya.
Salah seorang pedagang kuliner, Sri Dewi mengatakan, sejak diresmikan pasar ini penjualan sangat baik daripada sebelumnya, yang berjualan di Terminal Tangga Arung.
"Dalam sehari omzet pendapatan bisa mencapai sekitar Rp 1 juta lebih. Sebelumnya untuk memperoleh pendapatan Rp 500 ribu itu sangat susah," kata Sri Dewi kepada Kutairaya, Senin (12/1/2026).
Ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah memfasilitasi petak yang nyaman ini.
Sementara itu Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayid Fathullah mengatakan, dari pantauan petugas, TAS ini sangat dipadati pengunjung.
Artinya, TAS ini dibangun memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
"Jadi di TAS itu pastinya terjadi perputaran ekonomi masyarakat, bahkan ada pengunjung dari Samarinda yang berbelanja ke TAS," ujar Sayid.
Ia mendorong pedagang untuk tetap semangat berjualan.
Karena pemerintah daerah telah memfasilitasi tempat bagi pedagang.
"Bagi pedagang yang kekurangan modal, kami memiliki program Kredit Kukar Idaman melalui Bankaltimtara. Pedagang bisa memanfaatkan program tersebut," ucapnya. (ary)