• Jum'at, 04 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Karateker Ketua Pengcab KODRAT Kukar, Charles Rori, S.H., M.H bersama atlit Tarung Derajat Kukar.(Foto: Dok. Kodrat Kukar)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Cabang olahraga (Cabor) bela diri Tarung Derajat terus menunjukkan perkembangan yang pesat di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Bela diri asli Indonesia ini bahkan menjadi salah satu cabang olahraga yang konsisten menyumbangkan medali emas bagi Kukar, baik di kejuaraan daerah maupun multi event seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

Hal ini disampaikan oleh Karateker Ketua Pengcab KODRAT Kukar, Charles Rori, S.H., M.H. Menurutnya, Tarung Derajat di Kukar sudah lama dikenal sebagai cabor andalan yang kerap berprestasi.

"Kalau di Kukar, Tarung Derajat ini salah satu cabang yang sudah lama langganan medali emas, termasuk di Porprov dan kejuaraan-kejuaraan lainnya," ujar Charles pada Kutairaya.com saat dihubungi, Kamis (8/1/2026).

Tarung Derajat merupakan bela diri asli Indonesia setelah Pencak Silat. Bela diri ini lahir dari putra terbaik bangsa, Guru Haji Ahmad Drajat, yang lebih dikenal dengan sebutan A.A. Boxer. Di kalangan Tarung Derajat, beliau dipanggil dengan hormat sebagai Sang Guru.

"Tarung Derajat jelas berbeda dengan bela diri lain. Ini adalah bela diri asli Indonesia. Kalau bela diri asli Indonesia itu ada dua, pertama Pencak Silat, kedua Tarung Derajat," jelasnya.

Saat ini, Tarung Derajat telah berkembang luas di Indonesia. Tercatat sekitar 22 provinsi telah mengikuti cabor ini di ajang PON. Penyebarannya pun sudah merata, mulai dari Aceh hingga Papua. Di tingkat internasional, Tarung Derajat juga sudah dua kali tampil sebagai cabang ekshibisi di SEA Games, dan ke depannya ditargetkan bisa resmi dipertandingkan di SEA Games.

Untuk Kukar sendiri, Tarung Derajat mulai masuk sejak tahun 2004, dan mulai eksis pada 2005, kemudian ikut dipertandingkan pada Porprov 2006 yang digelar di Kukar. Sejak saat itu, prestasinya terus meningkat. Bahkan, Kukar saat ini memiliki atlet andalan yang terus memperkuat Tim Kaltim di PON.

"Salah satu atlet andalan Kaltim untuk PON itu berasal dari Kukar," imbuhnya.

Saat ini, Tarung Derajat Kukar memiliki lebih dari 100 petarung aktif, baik dari kategori junior maupun senior. Latihan rutin banyak dilakukan di berbagai tempat, salah satunya di sekitar Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang.

Meski demikian, Charles mengakui masih ada tantangan yang dihadapi, salah satunya belum ada terbentuknya kepengurusan definitif Pengcab KODRAT Kukar. Dalam waktu dekat, pihaknya akan mempersiapkan Musyawarah Cabang (Muscab) agar kepengurusan segera terbentuk secara resmi.

"Setelah ada kepengurusan definitif, dan nanti kedepanya atlet dan pelatih bisa lebih fokus mempersiapkan diri menghadapi Porprov 2026 di Paser sekitar bulan Oktober," katanya.

Pihaknya menargetkan, kedepannya Tarung Derajat bisa terus berkembang hingga ke tingkat kecamatan. Minimal, setiap kecamatan diharapkan memiliki satu satuan latihan (satlat).

Selain itu, pembinaan atlet juga menjadi fokus pertama untuk menjaga regenerasi dan prestasi nantinya.

"Setiap kejuaraan senior, kita juga libatkan junior. Ini penting untuk regenerasi. Atlet junior bisa tampil di kejuaraan daerah, POPNAS, dan kejuaraan nasional lainnya, sementara yang senior bisa ke POMNAS dan PON," tutupnya. (*zar)

Pasang Iklan
Top