
Potret Sosperda di Desa Long Nyolong, Kabupaten Kutai Timur. Foto:Abi/KutaiRaya)
SAMARINDA, (KutaiRaya.com) : Upaya memperkuat nilai kebangsaan terus dilakukan DPRD Kalimantan Timur. Anggota Komisi I DPRD Kaltim, Budianto Bulang, menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) pertama Tahun 2026 di Desa Long Nyelong, Kecamatan Busang, Kabupaten Kutai Timur, Senin (5/1/2026) sore.
Kegiatan tersebut memfokuskan pembahasan pada Perda Provinsi Kalimantan Timur Nomor 9 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Sosialisasi ini menyasar masyarakat pedalaman yang hidup dalam keberagaman suku, budaya dan agama.
Dalam pemaparannya, Budianto menilai, wilayah pedalaman memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan bangsa. Menurutnya, keberagaman yang sudah terjalin harmonis di Desa Long Nyelong menjadi contoh konkret nilai Pancasila yang hidup dalam praktik, bukan sekadar konsep.
“Di tempat seperti ini, Pancasila bukan teori. Ia dijalankan setiap hari lewat kebersamaan dan saling menghargai,” ujar politisi Partai Golkar tersebut.
Ia menjelaskan, Perda Pendidikan Pancasila tidak hanya ditujukan bagi lembaga pendidikan formal, tetapi juga menyasar masyarakat luas melalui jalur nonformal dan informal. Pemerintah daerah, kata dia, memiliki kewajiban hadir secara aktif dalam menanamkan nilai kebangsaan secara berkelanjutan.
Budianto juga menyinggung tantangan zaman, terutama derasnya arus informasi yang berpotensi membawa paham-paham yang bertentangan dengan ideologi negara. Di sinilah pentingnya pemahaman Pancasila yang utuh dan kontekstual.
“Kita tidak ingin masyarakat hanya hafal sila-silanya, tapi tidak paham maknanya. Pancasila harus menjadi pedoman bersikap, terutama di tengah perubahan global yang cepat,” tegasnya.
Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Sejumlah peserta terlibat diskusi aktif, khususnya mengenai penerapan nilai keadilan sosial, toleransi, dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui sosialisasi ini, Budianto berharap, kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya Pancasila semakin kuat, sekaligus memperkokoh persatuan di tengah kemajemukan yang ada di wilayah pedalaman Kalimantan Timur. (*Abi)