• Jum'at, 04 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Pasar Tangga Arung.(Foto: Achmad Rizki/KutaiRaya)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pedagang pasar Tangga Arung Square mengeluhkan kurangnya permodalan, untuk melakukan persiapan atau mengisi petak baru tersebut.

Salah seorang pedagang kuliner, Muhammad Riza mengatakan, untuk mengisi petak yang baru ini memerlukan waktu bertahap.

Pasalnya terkendala dengan permodalan, karena untuk mengisi petak yang baru perlu modal besar.

"Petak ini saya kerjakan pelan-pelan, mulai nyicil gelas, meja mangkok dan lainnya. Kami sangat ingin segera buka, tapi keuangan tidak mendukung," kata Riza kepada Kutairaya, Jumat (2/1/2026).

Ia mengaku, kesiapan petak untuk berjualan telah mencapai sekitar 70 persen.

Ada beberapa hal yang perlu disiapkan, seperti panci maupun bahan-bahan baku lainnya.

"Panci, kompor hingga bahan baku tak sedikit modal yang dibutuhkan," ujarnya.

Ia menyebutkan, hingga saat ini modal yang telah dikeluarkan mencapai Rp. 10 juta.

Dia memperkirakan masih membutuhkan sekitar Rp.5-10 juta lagi untuk siap berjualan.

Hal senada juga disampaikan Arifin.

Ia mengatakan, persiapan untuk berjualan di petak yang baru ini memerlukan modal besar.

Modal yang sudah dikeluarkan hingga saat ini sekitar Rp 15 juta.

"Melakukan persiapan ini pelan-pelan, karena kami keterbatasan modal," kata Arifin.

Terpisah Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayid Fathullah menjelaskan, pemerintah daerah mendorong para pedagang untuk segera berjualan.

Ketika nanti diresmikan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, para pedagang telah siap melakukan aktivitas berjualan.

"Memang selama ini, para pedagang terkendala dengan sektor permodalan untuk menyiapkan dagangannya," ujar Sayid.

Menurutnya, kendala itu bisa diselesaikan dengan pedagang mengajukan kredit pinjaman ke Bankaltimtara melalui Program Kredit Kukar Idaman Terbaik.

Program itu bertujuan untuk mendorong pelaku usaha lokal agar bisa naik kelas.

"Para pedagang harus optimistis berjualan di pasar baru, karena pasar itu telah nyaman. Untuk itu, mari kita menjaga bersama fasilitas ini," ucapnya. (Ary)



Pasang Iklan
Top