
Warga tengah berusaha menyelamatkan aksi percobaan bunuh diri seorang perempuan.(Foto: Achmad Nizar/Kutairaya)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Arus lalu lintas di Jalan Wolter Monginsidi, RT 23, Kelurahan Timbau, Kabupaten Kutai Kartanegara, sempat mengalami kepadatan pada Senin (29/12/2025) sore akibat aksi percobaan bunuh diri yang dilakukan seorang perempuan.
Peristiwa tersebut telah menarik perhatian warga dan para pengendara yang melintas di lokasi.
Menurut keterangan salah satu saksi mata, Rizka, kejadian bermula sekitar pukul 16.00 WITA. Saat itu, sebuah mobil berwarna merah terlihat terparkir di kantong parkir turap di kawasan tersebut. Di dalam mobil itu terdapat sepasang kekasih yang diduga tengah terlibat pertengkaran.
"Awalnya terlihat mereka bertengkar di dalam mobil," ujar Rizka.
Tak lama kemudian, perempuan tersebut keluar dari mobil dan berlari ke arah badan jalan. Aksi tersebut membuat pengendara terkejut dan terpaksa memperlambat laju kendaraan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Situasi ini pun menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi menjadi tersendat sementara dengan kejadian tersebut.
Namun, upaya tersebut tidak berhenti di situ. Perempuan tersebut kemudian berlari ke arah Sungai Mahakam dan mencoba melompat ke sungai. Warga yang melihat kejadian itu berusaha untuk mencegah karena tindakan tersebut dinilai sangat berbahaya.
"Setelah dari tengah jalan, dia langsung lari ke Sungai Mahakam untuk terjun," katanya.
Upaya pencegahan sudah dilakukan 3 kali oleh warga sekitar, meski begitu, pada percobaan berikutnya, perempuan tersebut akhirnya terjun ke sungai. Melihat kondisi tersebut, sang kekasih bersama beberapa warga langsung berupaya untuk melakukan penyelamatan.
Proses evakuasi tidak berjalan mudah karena korban sempat menolak atau bersih keras untuk diselamatkan. Sementara itu, kemacetan lalu lintas terlihat padat akibat banyaknya warga yang berhenti menyaksikan kejadian tersebut.
Hingga akhir beberapa pihak terkait tiba di lokasi, termasuk petugas pemadam kebakaran dan Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Kukar untuk melakukan evakuasi.
"Kurang lebih setengah jam mereka disitu, dan akhirnya dievakuasi oleh pihak terkait," sebutnya.
Korban kemudian dibawa ke Polres Kukar bersama sang kekasih untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait motif di balik aksi tersebut. (*zar)