Wabup Kukar H Rendi Solihin didampingi Kepala Dinas PU dan Dispeerindag monitoring Pasar Tangga Arung.(Achmad Rizki/Kutairaya)
TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Antusiasme pedagang Pasar Tangga Arung cukup tinggi jelang peresmian pasar tersebut pada awal Januari 2026 mendatang.
Hal itu dibuktikan dengan monitoring Wakil Bupatii Kukar H Rendi Solihin ke Pasar Tangga Arung Square, Selasa (23/12/2025).
Ia menilai, pedagang pasar Tangga Arung ini memiliki semangat tinggi untuk berjualan di tempat yang baru.
Monitoring ini untuk memastikan kesiapan pedagang yang akan melaksanakan aktivitasnya.
"Pasar ini memang segera akan beroperasi, pedagang diminta untuk menyiapkan produk atau display yang akan dijual," kata Rendi kepada Kutairaya.
Percepatan pengoperasian pasar ini bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung perekonomian masyarakat.
Terlebih sebentar lagi akan memasuki bulan suci Ramadan.
"Bulan Ramadan merupakan bulan yang ditunggu para pedagang, untuk meningkatkan perekonomiannya," ucapnya.
Dalam hal ini, ia menyambut baik atas respons aktif pedagang dalam melakukan persiapan untuk berjualan.
Sebagai bentuk dukungan nyata, ia memborong produk handuk di salah satu pedagang.
"Kami akan terus melakukan inovasi-inovasi, sehingga pasar ini terus eksis dan menyala," ujarnya.
Menurutnya, keberadaan pasar ini sangat diharapkan oleh pedagang dalam meningkatkan perekonomiannya.
Sehingga para pedagang diminta untuk tertib, disiplin, agar pasar ini menjadi pusat belanja yang nyaman.
"Mari pasar ini kita buat menjadi kebanggaan kota Tenggarong dan Kukar. Jadi jangan berharap bisa setara dengan kelas kota besar, kalau pedagang dan masyarakat tak bisa saling menjaga kebersihan, ketertiban," tuturnya.
Sementara itu pedagang konveksi, Sarifah menilai peran pemerintah daerah sangat serius dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.
Hal ini dibuktikan dengan pembangunan pasar yang sangat megah dan nyaman.
"Kami masih siap-siap mengisi dagangan di petak yang baru ini dan alhamdulillah pembeli pertama ialah Wakil Bupati. Terima kasih pemerintah daerah," ujar Sarifah. (ary)