• Rabu, 13 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kasatlantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli.(Foto: Achmad Nizar/Kutairaya)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) : Hasil Operasi Zebra Mahakam 2025 yang di lakukan pada Satlantas Polres Kukar mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini disampaikan langsung oleh Kasat Lantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli.

Dalam operasi yang digelar pada 17-30 November 2025, pihaknya lebih mengedepankan tindakan preemptif dan preventive hingga lebih dari 90 persen. Sementara tindakan represif atau penindakan hanya sekitar 10 persen.

"Alhamdulillah, selama pelaksanaan operasi, angka kecelakaan lalu lintas hanya satu kasus, dibandingkan tahun lalu, kita mengalami penurunan sekitar 50 persen, Tahun 2024 ada dua kasus," ujar AKP Ahmad Fandoli pada Kutairaya.com di ruanganya, Rabu (3/12/2025).

Data pelanggaran menunjukkan penurunan signifikan. Tahun 2025, pihaknya telah menilang 206 pengendara dan memberikan 49 teguran. Jumlah tersebut jauh lebih rendah dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 493 tilang dan 398 teguran.

"Artinya, ada penurunan tilang sebanyak 287 pelanggar, dan teguran turun 349 pelanggar," tambahnya.

Pada operasi tahun ini, Satlantas Polres Kukar menggunakan dua metode penindakan, yakni tilang manual dan ETLE mobile. Untuk ETLE mobile, petugas memanfaatkan perangkat handheld untuk mengambil foto pelanggar dan memprosesnya layaknya ETLE statis.

"Untuk pelanggaran yang paling sering kami temui itu pengendara motor tidak menggunakan helm dan berboncengan lebih dari 1 orang, ini untuk pengendara roda 2, dan untuk pengendara roda 4 biasanya tidak memakai sabuk pengaman," ungkapnya.

Operasi ini tidak hanya difokuskan di wilayah Tenggarong, tetapi juga menyasar kecamatan lain seperti Loa Kulu dan Tenggarong Seberang.

Selain daripada itu, banyaknya video yang sempat beredar mengenai pengendara yang menghindari razia dan terkadang terjadinya kecelakaan lalu lintas, pihaknya membenarkan bahwa situasi tersebut kerap terjadi.

"Kadang masyarakat melihat kami di lapangan langsung putar balik, padahal kami hanya melakukan sosialisasi, bukan razia. Termasuk saat menertibkan parkir di jalur turapan," paparnya.

Menurutnya, selama kegiatan berlangsung tidak ada kendala berarti. Setelah Operasi Zebra Mahakam berakhir, Satlantas akan terus melanjutkan kegiatan sosialisasi dan pencegahan.

Selain itu, pihaknya tengah mempersiapkan Operasi Lilin Mahakam 2025 yang akan digelar menjelang akhir tahun, diperkirakan dimulai pada 21 hingga 24 Desember 2025.

"Menjelang akhir tahun, kami akan fokus pada operasi lilin untuk menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat," tutupnya. (*zar)



Pasang Iklan
Top