• Selasa, 09 Desember 2025
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Pemkab Kutai Kartanegara



Sekda Kukar Usai Menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional. (Andri wahyudi/kutairaya)


TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan pencairan beasiswa Kukar Idaman tahap kedua memasuki tahap final.

Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono mengatakan, proses pemindahbukuan dana diperkirakan mulai berjalan pada awal pekan depan, setelah seluruh dokumen anggaran rampung diproses.

Sunggono menjelaskan, keterlambatan pencairan bukan disebabkan kendala dana, melainkan proses administratif yang harus ditempuh menyusul penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2025.

Penetapan anggaran tersebut baru selesai pada minggu pertama November, sehingga perangkat daerah membutuhkan waktu untuk menyesuaikan dokumen perencanaan.

"Setelah APBD-P ditetapkan, barulah semua bisa berproses. OPD (Organisasi Perangkat Daerah) harus menginput RKA (Rencana Kerja Anggaran) dan DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran), dan itu tidak bisa dilakukan sekaligus. Prosesnya memang memerlukan waktu," ucap Sunggono, Sabtu (15/11/2025).

Ia memastikan anggaran sebesar Rp 16 miliar telah tersedia dan akan digunakan sepenuhnya untuk membayar kekurangan beasiswa Kukar Idaman.

Pada tahap pertama, para penerima hanya memperoleh Rp 1,6 juta dari total hak sebesar Rp 5 juta akibat meningkatnya jumlah penerima hingga 4.015 mahasiswa.

Melalui pencairan tahap kedua ini, sisa Rp 3,4 juta per mahasiswa akan segera dituntaskan.

"Dananya sudah aman, anggaran lengkap. Saya juga sudah menandatangani berkas pencairannya," tutur Sunggono.

Dengan jumlah penerima yang sangat banyak, proses transfer tidak dapat dilakukan serentak.

Perbankan akan mengatur pemindahbukuan secara bertahap agar seluruh dana tersalurkan dengan aman dan tepat sasaran.

Sunggono menambahkan, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri telah memberikan instruksi langsung untuk mempercepat pembayaran beasiswa tersebut.

Pemerintah daerah diminta segera menyalurkan dana begitu APBD-P disahkan dan administrasi dinyatakan lengkap.

"Bupati meminta agar pembayaran tidak ditunda. Begitu semuanya siap, langsung disalurkan. Itu yang sedang kami kebut," ujarnya.

Pemkab Kukar berharap pencairan tahap kedua ini dapat memberikan kepastian dan membantu mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan pendidikan mereka sepanjang tahun akademik berjalan. (adv/dri)



Pasang Iklan
Top