• Senin, 11 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Keramba Perikanan di Mangkurawang.(Achmad Rizki/KutaiRaya)

TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Pelaku pembudidaya ikan sungai di Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mengeluhkan biaya operasional yang tinggi dan sepinya pemasaran.

Hal ini disampaikan Rusmi Nur Yadi, salah seorang pembudidaya ikan keramba di Sungai Mahakam, Kelurahan Mangkurawang, Senin (3/11/2025).

Ia mengatakan, biaya operasional itu meliputi harga pakan di sejumlah toko yang cenderung mengalami kenaikan, dengan kisaran Rp 500-600 ribu.

Dengan harga pakan yang naik itu, tentunya sangat membebani biaya operasional pelaku perikanan.

"Harga pakan naik, tapi harga penjualan ikan menetap di sekitar Rp 28-32 ribu," katanya.

Menurutnya, jika harga pakan naik, tapi harga pemasaran ikan tinggi, tak jadi masalah.

Meskipun keuntungannya sedikit, tapi perputaran bisnisnya bisa cepat."Dalam sekali panen bisa mencapai sekitar 1 ton, tapi hasil panen itu tak langsung habis dibeli oleh konsumen, itu membutuhkan waktu beberapa bulan ke depan. Karena pemasaran saat ini hanya sekitar 50 kg," ucapnya.

Dia berharap, pemerintah daerah dapat mencarikan solusi terhadap kendala yang dialami oleh kelompok atau pembudidaya ikan sungai ini.

Bila perlu, pembudidaya ikan ini didukung melalui pemberian alat produksi pakan.

Sehingga pelaku perikanan dapat mengolah pakan alternatif dan menekan biaya operasional.

Pihaknya juga memberi apresiasi kepada pemerintah daerah yang sebelumnya telah memberikan bantuan sarana dan prasaran perikanan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar, Muslik mengemukakan, kendala bagi pelaku budidaya ikan memang pakan yang tinggi.

Maka itu, pemerintah daerah tak hanya tinggal diam untuk dapat menekan biaya operasional produksi ikan.

"Kami terus mendukung sektor perikanan, melalui bantuan baik bibit, pakan, keramba dan lainnya," kata Muslik.

Adapun tujuan bantuan tersebut, selain untuk menekan biaya operasional, juga memotivasi pelaku perikanan agar lebih semangat dalam menjalankan usahanya.

"Kami berharap, sektor perikanan di Kukar semakin maju dan berkembang. Karena perikanan merupakan ketahanan pangan, yang selalu dicari masyarakat," ucapnya. (ary)



Pasang Iklan
Top