• Kamis, 17 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

DPMD Kutai Kartanegara



Objek Wisata Pantai Desa Kersik (Foto:Pemdes Kersik)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Pemerintah Desa Kersik, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus berinovasi dalam membangun desa melalui pengembangan sektor pariwisata dan digitalisasi. Langkah ini sejalan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat peran desa dalam pembangunan berkelanjutan.

Kepala Desa Kersik, Jumadi, menuturkan bahwa pembangunan desa tidak hanya berfokus pada infrastruktur semata, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia. Ia menilai, kedua aspek tersebut harus berjalan beriringan agar kemajuan desa dapat dirasakan secara menyeluruh oleh masyarakat.

"Awalnya saya berpikir membangun desa itu hanya soal infrastruktur. Tapi ternyata, pembangunan manusia juga sangat penting. Karena tanpa sumber daya manusia yang kreatif, infrastruktur tidak akan memberi nilai lebih," ungkap Jumadi Sabtu (1/11/2025).

Menurutnya, anak muda di desa perlu memiliki ruang untuk berekspresi dan berkreasi sesuai dengan perkembangan zaman. Desa Kersik, meskipun jauh dari perkotaan, tetap berupaya menghadirkan akses informasi dan teknologi agar warganya memiliki wawasan yang luas dan setara dengan masyarakat di kota.

"Kami sering sampaikan ke warga, meskipun tinggal di desa, jangan berpikir kampungan. Teknologi sekarang membuat semua bisa terhubung. Orang desa juga punya nilai dan peluang besar untuk berkembang," tambahnya.

Salah satu gagasan besar yang tengah dikembangkan adalah pembangunan kawasan wisata Pantai Kersik. Ide ini muncul sejak empat tahun lalu dan kini mulai menunjukkan hasil nyata.

Pemerintah desa bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berkolaborasi untuk mengelola kawasan pantai tersebut agar menjadi destinasi wisata unggulan.

"Kami mulai dari pembenahan infrastruktur dulu, agar wisatawan yang datang bisa menikmati kenyamanan berwisata. Sekarang sebagian pembangunan sudah berjalan sesuai master plan," jelas Jumadi.

Selain pembenahan infrastruktur, Pemerintah Desa Kersik juga mulai menggandeng pihak ketiga untuk pengembangan ekonomi kreatif di sekitar kawasan pantai. Tujuannya agar wisata ini tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.

Desa Kersik juga dikenal sebagai desa digital, karena sejak empat tahun terakhir telah memanfaatkan teknologi informasi untuk mempromosikan potensi desa dan memperluas jangkauan pasar.

"Walaupun letaknya jauh, Desa Kersik bisa dikenal hingga ke Jakarta berkat digitalisasi. Promosinya bukan hanya lewat event, tapi juga lewat media sosial," jelas Jumadi.

Kepala Bidang Kerja Sama Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMD) Kukar, Dedy Suryanto, mengapresiasi inovasi yang dilakukan Desa Kersik. Ia menilai, langkah tersebut sejalan dengan program DPMD Kukar dalam mendorong desa-desa agar lebih mandiri dan inovatif.

"Kami mendukung penuh langkah Desa Kersik dalam membangun pariwisata dan digitalisasi desa. Ini contoh nyata bagaimana desa mampu menggali potensi lokal untuk meningkatkan perekonomian masyarakat," ujar Dedy.

Melalui sinergi antara pemerintah desa, BUMDes, dan dukungan DPMD Kukar, Desa Kersik kini mulai menunjukkan transformasi menjadi desa yang maju, kreatif, dan berdaya saing tinggi membuktikan bahwa desa pun bisa setara dengan kota, tanpa kehilangan jati dirinya. (adv/dri)



Pasang Iklan
Top