• Selasa, 09 Desember 2025
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Pemkab Kutai Kartanegara



Kabid Pengembangan UKM, DiskopUKM Kukar Fathul Alamin.(Andri wahyudi/kutairaya)


TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Simpang Odah Etam (SOE) sudah menjadi wadah bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam menjual barang dagangan mereka.

Sebagai salah satu pusat perekonomian, SOE semakin bertransformasi dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

Pamali (Pelayanan Malam Lintas Instansi) yang digelar setiap malam minggu di Jalan Kartanegara atau SOE Tenggarong, menyediakan sejumlah layanan pengurusan izin usaha hingga permohonan Kredit Kukar Idaman.

Kabid Pengembangan UKM, DiskopUKM Kukar Fathul Alamin menjelaskan, bahwa PAMALI salah satu program yang dicantumkan oleh pemerintah pemkab Kukar, yang melibatkan instansi lintas instansi diantaranya DiskopUKM, Dispar, DPMPTSP, dan Bankaltimtara.

"Jadi di SOE memang kita siapkan meja pelayanan, kita hadirkan beberapa perangkat daerah yang memiliki layanan khusus ke masyarakat seperti ini. Dinas Pariwisata untuk pelayanan HAKI, kemudian Dinas Koperasi UKM untuk pelayanan NIB, konsultasi usaha, dan KKI, Bankaltimtara juga hadir lewat program KKI dan KUR-nya," jelasnya, Senin (13/10/2025).

Kemudian dari DPMPTSP terkait dengan nama izin, serta dari Dinas Kesehatan terkait dengan izin edar dan bersama dengan DiskopUKM yang sudah mendapatkan.

Tujuannya adalah memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat, sedangkan PAMALI hadir setiap malam minggu.

"Jadi masyarakat tidak harus datang ke kantor di hari kerja, di malam Minggu pun bisa datang ke situ dan dapatkan fasilitas layanan,"tuturnya.

Beberapa waktu lalu, DiskopUKM punya program menarik, masyarakat yang mengakses layanan diberi hadiah langsung. Ada hadiah sembako, hadiah voucher belanja, dan lain-lain.

"Secara data memang kita belum bisa menyajikan berapa jumlah masyarakat yang mengakses pelayanan kita, tapi memang setiap pelayanan itu selalu ada masyarakat yang datang. Bahkan ada masyarakat yang sengaja memang tidak mau datang ke kantor, maunya di malam Minggu," ujarnya.

Semuanya karena memang masyarakat sudah lepas dari aktivitas kerjaannya di siang hari, juga bisa bawa keluarga sambil jalan-jalan, dan memang ada promo-promo menarik, ada hadiah dan sebagainya.

"Layanan kita itu tidak butuh waktu lama, jadi langsung datang, kita layani langsung jadi di tempat, dan itu gratis," tuturnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang di SOE Tenggarong, Ahmad Majasi mengatakan, dengan adanya pelayanan malam lintas instansi ini sangat membantu bagi pelaku UMKM, khususnya yang ingin mengurus izin usaha sampai permodalan.

"Harapan kami program ini bisa terus dilanjutkan oleh pemerintah agar bisa membantu pelaku-pelaku yang belum memiliki legalitas usahanya," ucapnya. (dri)



Pasang Iklan
Top