• Sabtu, 06 Desember 2025
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Bupati Kukar Aulia Rahman Basri Saat Menyerahkan Penghargaan Pemenang Pekan Inovasi dan Kreativitas 2025.(Andri wahyudi/kutairaya)


TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas yang diciptakan oleh inovator, dengan harapan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Hal ini disampaikan saat acara penyerahan pemenang Pekan Inovasi dan Kreativitas Kukar 2025, di Ruang Serbaguna Bappeda, Selasa (23/9/2025).

Aulia menjelaskan, kegiatan inovasi dan kreativitas daerah tahun 2025 penilaiannya untuk yang sudah melakukan penginputan inovasi daerah di akhir 2024 silam.

Selama 2025 proses presentasi menyesuaikan dengan dokumen-dokumen yang seharusnya dinilai.

"Dan hari ini kita sudah mengumumkan pemenangnya. Harapan kami dari kegiatan ini, inovasi yang dihasilkan ini benar-benar bisa terimplementasi dengan baik,utamanya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," jelasnya.

Ia berharap adanya inovasi ini, maka pelayanan akan semakin mudah, cepat, dan berguna untuk masyarakat, baik masyarakat sekitar maupun warga Kukar pada umumnya.

Pasalnya, masyarakat hari ini membutuhkan komunikasi publik yang baik, untuk memberi tanggapan kepada masyarakat.

"Terkait apa yang sudah dilakukan kawan-kawan di organisasi perangkat daerah. Tentunya dengan government marketing yang baik, dan tersampaikan kepada masyarakat dan masyarakat tahu bahwa pemerintahnya sudah bekerja untuk mereka," kata Aulia.

Ia menambahkan, indeks inovasi daerah Kukar sekarang di angka 62 persen, sudah mencapai target yang sebelumnya ditetapkan.

Ini menandakan kegiatan inovasi berjalan dengan baik di Kabupaten Kukar.

"Harapan kita dengan adanya penilaian ini, indeks ini, maka simultanitas kegiatan inovasi ini bisa terus berlanjut. Karena inovasi ini harapan kita bisa membentuk budaya organisasi yang baik. Dengan budaya organisasi terbentuk dengan baik, maka setiap orang akan terpapar dengan kegiatan inovasi tersebut," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Riset Inovasi Daerah (Brida) Kukar, Maman Setiawan menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari bentuk apresiasi untuk para inovator, sekaligus ini mendorong para inovator itu agar lebih kreatif dalam berinovasi untuk memberikan pelayanan masyarakat.

"Khususnya untuk OPD, kecamatan, BUMDes, kemudian lembaga pendidikan, bidang kesehatan juga bisa berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat," ucapnya. (dri)



Pasang Iklan
Top