• Kamis, 18 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

DPMD Kutai Kartanegara



Kepala DPMD Kukar Arianto saat menghadiri Kegiatan Penyerahan Ijazah Kesetaraan di Loa Kulu Kota (Istimewa)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Arianto, menghadiri kegiatan penyerahan ijazah program kesetaraan di Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, Senin (8/9/2025).

Program kesetaraan tersebut merupakan bagian dari upaya penanganan masyarakat putus sekolah melalui kegiatan belajar kejar paket A, B, dan C. Pelaksanaannya didukung oleh PT Multi Harapan Utama (MHU) bekerja sama dengan pemerintah desa serta SKB setempat.

Arianto mengatakan, DPMD Kukar sangat mendukung inisiatif desa yang mampu berinovasi dalam memberikan layanan pendidikan bagi warganya. “Sepanjang desa memiliki kreativitas dan inovasi dalam melayani masyarakat, tentu kami mendukung. Harapannya tidak ada lagi masyarakat yang putus sekolah,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PT MHU yang ikut memprogramkan kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi dengan pemerintah daerah.

“Kami bersyukur ada bantuan pihak ketiga, dalam hal ini PT MHU. Tujuannya untuk mengentaskan buta huruf dan memberi kesempatan bagi masyarakat menuntaskan pendidikan melalui paket A, B, dan C. Bahkan juga ada program sertifikasi keahlian serta penyediaan alat pendukung,” jelasnya.

Peserta yang mengikuti program ini mayoritas berasal dari masyarakat di sekitar wilayah kerja PT MHU. Berdasarkan data, masih banyak warga yang tidak sempat menyelesaikan pendidikan di jenjang SD, SMP, maupun SMA. Melalui program ini, biaya pendidikan ditanggung oleh perusahaan.

Sejak dilaksanakan pada 2018, tercatat sudah sekitar 995 orang yang mendapatkan layanan pendidikan kesetaraan ini. Program tersebut terbukti memberi dampak positif, karena beberapa lulusan bahkan mampu melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi setelah mendapatkan ijazah Paket C.

Arianto menegaskan, program kejar paket dan sertifikasi keahlian ini merupakan bagian dari pemberdayaan masyarakat.

“Dengan adanya peningkatan pendidikan, masyarakat akan lebih berdaya, memiliki keterampilan, dan kesempatan lebih luas untuk memperbaiki kualitas hidupnya,” pungkasnya. (Adv/Dri)



Pasang Iklan
Top