• Minggu, 10 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

DPRD Kutai Kartanegara



Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani bersama Bupati dan Wakil Bupati Kukar Menebar Bunga di Makam Pahlawan.(Foto:Indri)


TENGGARONG,(KutaiRaya.com): Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, menghadiri upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan pada Minggu (17/8/2025), sebagai rangkaian peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia.

Ahmad Yani menegaskan bahwa kegiatan ziarah ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga wujud penghormatan atas jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan dengan pengorbanan besar, bahkan hingga mengorbankan nyawa.

"Semangat para pahlawan tidak boleh luntur. Kita sebagai generasi penerus harus mensyukuri pengorbanan mereka yang luar biasa. Apa yang telah mereka lakukan itu bukan hal mudah, sehingga sudah menjadi kewajiban kita untuk mengisinya dengan hal-hal yang bermanfaat," ujarnya.

Menurutnya, doa yang dipanjatkan di makam pahlawan juga menjadi bagian penting dalam menjaga penghormatan kepada mereka. Ahmad Yani berharap perjuangan dan pengorbanan para pahlawan tercatat sebagai amal jariah dan mendapat balasan terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa.

"Para pahlawan itu memang telah tiada raganya, tetapi semangat dan rohnya tetap ada. Karena itu, kita yang masih hidup harus terus mendoakan sekaligus menjadikan perjuangan mereka sebagai teladan,"tambahnya.

Ia menekankan bahwa semangat pantang menyerah dan keikhlasan para pejuang harus menjadi inspirasi bagi masyarakat saat ini. Sikap keberanian dan keteguhan hati dalam mempertahankan NKRI adalah warisan yang harus dijaga dan diteruskan oleh generasi muda.

"Kita harus belajar dari mereka. Tidak boleh ada lagi ketidakadilan di tengah masyarakat, tidak boleh ada masalah yang dibiarkan berlarut. Kalau para pejuang mampu melawan penjajahan, kita juga harus mampu melawan bentuk-bentuk penjajahan baru, termasuk di bidang ekonomi," tegasnya.

Ahmad Yani juga menekankan pentingnya mengisi kemerdekaan sesuai dengan profesi dan peran masing-masing. Menurutnya, setiap warga negara memiliki tanggung jawab moral untuk bekerja sebaik mungkin sesuai bidang yang digeluti.

"Kalau guru, mengajarlah dengan baik. Kalau petani, bekerjalah dengan sungguh-sungguh. Begitu juga nelayan, ASN, pejabat, semuanya harus mengisi kemerdekaan dengan menjalankan tugas sesuai profesi masing-masing. Itu cara terbaik menghormati jasa para pahlawan," ungkapnya.

Ia berharap melalui peringatan HUT ke-80 RI ini, semangat perjuangan pahlawan dapat terus mengalir dalam jiwa masyarakat Kukar. Dengan begitu, nilai-nilai pengorbanan, keberanian, dan keikhlasan dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari untuk membangun daerah maupun bangsa. (adv)



Pasang Iklan
Top