• Rabu, 11 Maret 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Ilsutrasi Timbangan.(istimewa)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) Masyarakat Kukar khususnya di Kecamatan Tenggarong resah atas tindakan oknum pedagang ayam yang tak jujur.

Salah Satu Warga Tenggarong Norhayati mengatakan, pernah membeli ayam pedaging seberat 10 kg, di salah satu pedagang belum lama ini. Ayam itu rencananya digunakan untuk acara keluarga.

"Saat tiba di rumah, ayam itu saya timbang dan hanya 9,2 Kilogram. Awalnya hanya iseng saja menimbang ayam ini," kata Norhayati pada Kutairaya, Jumat (18/7/2025).

Meskipun timbangannya kurang, namun ia tetap berfikir positif. Karena di lokasi penjual ayam itu, ditimbang satu ekor utuh dan dipotong potong.

"Bisa jadi berkurangnya bobot itu dikarenakan susut atas lemak yang dibuang atau kotoran lainnya," ucapnya.

Ia juga berharap, kepada pemerintah daerah untuk rutin melakukan pengawasan terhadap timbangan seluruh pedagang di Kukar. Jika timbangan pedagang itu tidak pas, maka sangat merugikan masyarakat.

"Pedagang juga jangan curang demi keuntungan sesaat. Karena kejujuran pedagang itu lebih penting, demi keberlangsungan usahanya," harapnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi terpisah, Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar Sayid Fhatullah menyebutkan, selama ini belum ada laporan resmi dari masyarakat, terkait keluhan atau keresahan atas timbangan yang tidak sesuai.

"Kita juga secara rutin melakukan pengawasan ke sejumlah pasar baik dari ketersediaan dan harga bahan bahan pokok penting dan pengecekan timbangan," sebut Sayid Fhatullah.

Bagi masyarakat yang berbelanja di Pasar Mangkurawang, Disperindag Kukar telah menyediakan alat timbang di pasar itu, untuk memastikan berat atau keseuaian yang dibeli.

Sementara pedagang juga didorong untuk rutin, melakukan pengecekan ukuran terhadap timbangan yang digunakan, untuk berjualan. (ary)



Pasang Iklan
Top