• Senin, 08 Desember 2025
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Sekertaris BKPSDM Kukar, Rokip (Foto:Andri Wahyudi/KutaiRaya)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com): Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus meningkatkan nilai indeks profesionalitas ASN, melalui pelatihan atau pengembangan kompetensi disetiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Hal ini disampaikan Sekertaris BKPSDM Rokip, diruang kerjanya, Senin (14/7/2025).

Rokip menerangkan bahwa saat ini pengembangan kompetensi ASN sudah berjalan cukup baik. Hal ini guna mendukung nilai indeks profesionalitas ASN, yang tahun ini sudah hampir tinggi.

"Nilai kita itu harusnya tinggi, saat ini nilai 79. Untuk kategori tinggi itu harus 81." jelasnya.

Upaya peningkatan Indeks profesionalitas ASN itu dengan pelatihan atau pengembangan kompetensi. kemudian pendidikan para ASN, kinerjanya dari SKP nya dan disiplinnya.

"Untuk mengoptimalisasi data-data pengembangan kompetensi seluruh ASN di Kukar, untuk di input ke dalam sistem informasi ASN BKN. Jadi banyak dan sedikitnya pengembangan kompetensi itu nilainya tergantung dari laporan kita ke BKN atau laporan dari ASN ke BKN melalui aplikasi yang disiapkan." ujarnya.

Ia mengungkapkan, walaupun banyak ASN melakukan pengembangan kompetensi, tapi kalau tidak melaporkan, tidak meng-input ke dalam sistem ASN, itu tidak akan tercatat.

"Tahun ini kita kumpulkan semua dari dinas walaupun belum 100%. Dari dasar pendidikan yang paling banyak dan sudah kerja sama, alhamdulillah nilai kita sedikit lagi itu bisa tinggi," terangnya.

Ia menambahkan, terkait dengan pengembangan kompetensi, BKPSDM saat ini memiliki aplikasi sistem pengembangan kompetensi ASN. Dan itu digunakan, di setiap ASN melakukan pengembangan kompetensi, bahkan jam pelajaran yang sudah diperoleh pun akan kelihatan. Karena ASN itu punya kewajiban minimal 20 jam setahun.

"Kami bekerjasama dengan ruang kerja guru untuk melakukan pelatihan terhadap seribu ASN Kukar. Dari hasil asesmen yang kami lakukan tahun 2024 sebanyak kurang lebih 4.000 ASN. Melalui asesmen itu terlihat kelebihan dan kelemahan ASN,"kata Rokip.

"Targetnya nilai indeks profesionalitas ASN tinggi, 81. Target kedua sebenarnya sistem merit. Sistem merit itu salah satunya terkait pengembangan karir ASN, terus semuanya sudah melalui sistem juga. Sudah sistemnya tidak ada, tinggal kami lengkapi saja." ungkapnya.

Sementara itu terpisah, Plt. Sekertaris Disdikbud Kukar Joko Sampurno mengatakan bahwa untuk peningkatan kompetensi di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar setiap tahunnya dilaksanakan di setiap bidang.

Peningkatan kompetensi ini sangat diperlukan untuk menambah skill dan kemampuan dalam membantu kinerja di masing-masing bidang maupun instansi sekolah.

"Harapan kami dengan peningkatan kompetensi ini bisa membantu dalam kinerja ASN khususnya di Disdikbud Kukar." tutupnya. (dri)



Pasang Iklan
Top