
Salah satu usaha milik warga, usaha sektor perikanan, keramba ikan.(Foto:Achmad Rizki/Kutairaya)
TENGGARONG (KutaiRaya.com) Untuk mendorong kemajuan usaha, masyarakat pelaku usaha tak jarang memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Jalan itu ditempuh, agar pengembangan usaha bisa dilakukan secara maksimal mengingat bunga pada program KUR tergolong sangat rendah.
Arif, pelaku pembudidaya ikan di wilayah Kecamatan Loa Kulu, sejak beberapa tahun terakhir ini memanfaatkan program KUR untuk mengembangkan dan meningkatkan produksi usaha perikanannya.
Ia mengaku, pemimjaman KUR ini merupakan stimulus dalam meningkatkan produktivitas perikanan. Dana tersebut digunakan untuk menambah keramba dan populasi ikan.
"Awalnya keramba saya hanya 5 ini menjadi sekitar 12 keramba, dengan populasi puluhan ribu ekor," kata Arif pada Kutairaya, Kamis (10/7/2025).
Ia meminjam KUR senilai Rp100 juta di salah satu Bank dengan angsuran sekitar Rp 3 juta lebih dan tenor waktu 4 tahun lamanya.
"Saya optimis dapat mengembalikan pinjaman atau menyetor angsuran tersebut, karena pemasaran telah tersedia," ucapnya.
Sementara pemasaran ikan dari berbagai daerah se Kaltim, dalam sekali panen sekitar 3-5 ton. Masa panen sekitar 2-3 bulan kedepan dengan perawatan yang maksimal, sehingga produktivitas perikanan bisa meningkat.
"Ikan yang dibudidaya ialah, ikan mas dan nila. Harga panen ikan itu sekitar 35 ribu rupiah," jelasnya.
Dirinya berharap, usaha yang dijalankan ini tak mengalami tantangan besar seperti kematian. Kematian ikan ini sering kali disebabkan oleh air bangar.
Sementara dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Bidang Kredit Bankaltimtara Cabang Tenggarong Riyan Isharwinata menyebutkan, selain program Kredit Kukar Idaman (KK), Bankaltimtara juga menawarkan program KUR bagi pelaku usaha baik dibidang kuliner, pertanian, perikanan dan lainnya.
"Pinjaman KUR ini bisa maksimal hingga 500 juta, sedangkan KKI ini hanya start awal 1 juta hingga 50 juta rupiah," sebut Riyan Isharwinata.
Dalam memberikan pinjaman KUR, pihaknya juga akan meyeleksi calon nasabah sesuai dengan ketentuan dan hasil dari verifikasi administrasi maupun faktual.
"Untuk ketentuan dan persyratan sama saja seperti Bank pada umumnya, terkait data terupdate belum mengetahui pasti karena harus membuka dokumen terlebih dahulu, agar tak salah," ujarnya.
Ia menyebutkan, program KUR ini membantu pelaku usaha untuk berkembang. Sehingga terwujudnya usaha yang mampu bersaing secara luas. (ary)