• Rabu, 05 Agustus 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

DPRD Kalimantan Timur



(Anggota DPRD Kaltim Syarifatul Syadiah.Foto:Istimewa)


SAMARINDA (KutaiRaya.com) - Anggota DPRD provinsi Kaltim dari Dapil VI Syarifatul Syadiah, menyoroti penyelesaian proyek Jembatan Sungai Nibung yang terletak di Kecamatan Pelawan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur.

Menurut Politisi Golkar ini, keberadaan jembatan tersebut bukan sekadar proyek konstruksi biasa, melainkan jalan hidup bagi masyarakat pesisir yang selama ini keterbatasan akses transportasi.

"Infrastruktur penghubung tersebut memegang peranan vital dalam membuka keterisolasian wilayah pesisir menuju pusat pemerintahan di Samarinda, " ujar Syarifatul Syadiah, Rabu (09/07/2025).

Ia mengaku, sebenarnya proyek pembangunan jembatan itu telah masuk dalam perencanaan sejak beberapa tahun lalu. Bahkan, beberapa bagian konstruksinya kini telah berdiri. Namun, hingga pertengahan 2025, pengerjaannya belum tuntas.

"Keterlambatan ini sebagai persoalan serius yang memerlukan perhatian semua pihak, terutama pemerintah provinsi. Kami di dewan pasti akan mendukung penyelesaian itu, karena itu juga akses dari pesisir untuk menuju ke Samarinda. Kemarin saja bisa ditempuh dalam waktu delapan jam. Kalau jalannya bagus, waktu tempuh bisa jauh lebih singkat lagi, " ungkapnya.

Ia mengatakan,bahwa hingga saat ini bagian struktur jembatan yang telah dibangun baru mencakup sisi-sisi tepi, sedangkan bentangan tengah, yang justru krusial dalam menyambung kedua sisi sungai, masih terbengkalai.

"Saya belum memperoleh informasi detail mengenai kendala teknis yang dihadapi pihak pelaksana, namun saya berjanji akan turun langsung meninjau ke lapangan apabila waktu dan kondisi memungkinkan, " imbuhnya.

Ia menambahkan, belum selesainya pengerjaan ini, selain merugikan masyarakat yang masih harus menempuh jalur darat dan sungai dengan waktu tempuh yang lama, juga anggaran serta material konstruksi yang telah dikeluarkan pun bisa terbuang sia-sia apabila proyek tidak dirampungkan dengan perencanaan matang.

"Kami ingin ini segera dituntaskan. Jangan sampai terhambat dan hanya setengah jalan, nanti malah tidak jadi, " tandasnya. (One/Adv)



Pasang Iklan
Top