• Rabu, 17 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Arus lalu lintas macet di Timbau akibat Pembangunan Gorong Gorong (Achmad Rizki/Kutairaya)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) Ditengah gencarnya pembangunan infrastruktur di Kecamatan Tenggarong, juga menimbulkan keresahan bagi masyarakat karena mengakibatkan arus lalu lintas menjadi macet.

Hal itu dirasakan oleh Olivia warga Kecamatan Loa Kulu yang tiap hari melintasi jalan Wolter Monginsidi Timbau, yang harus terjebak macet karena arus lalu lintas menjadi satu jalur.

"Setiap pagi dan sore pasti macet daerah Timbau ini, karena ada perbaikan jalan atau gorong gorong yang memakan badan jalan. Sehinggga untuk akses masyarakat menggunakan satu jalur," kata Olivia pada Kutairaya, Rabu (9/7/2025).

Ia mengaku macet pnjang sering terjadi sekitar 1-2 Km. Seharusnya dengan adanya pembangunan infrastruktur itu, bisa dilakukan pengalihan atau rekayasa lalu lintas. Hal itu harus dilakukan, untuk menghindari kemacetan dan menjaga keselamatan pengendara.

"Yang saya lihat jalan Jelawat ini di tutup. Seharusnya jauh sebelum pekerjaan pembangunan sudah ada penanda atau pengalihan arus, sehingga tak membahayakan pengendara yang melintas," ucapnya.

Terlebih dalam pembangunan infrastruktur itu, tak melihat petugas yang tengah mengatur arus lalu lintas. Pengaturan lalu lintas harus lebih diperhatikan, agar tak terjadi kecelakaan lalu lintas.

Mengetahui adanya perbaikan infrastruktur itu, ia akan melewati jalan Pesut untuk menghindari kemacetan terjadi. Kemacetan yang terjadi itu bisa menghambat suatu pekerjaan bahkan ketidaknyamanan pekerja proyek.

"Kalau itu pembangunan gorong gorong, berarti dalam penanganan banjir, begitu juga pembangunan pastinya memberikan manfaat," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar Junaidi mengakui ada beberapa titik kegiatan pembangunan yang menghambat arus lalu lintas. Namun pembangunan itu tak bisa dihindari dan ditunda, karena untuk kebaikan dan kenyamanan bersama.

"Kami mohon masyarakat dapat memaklumi terkait dengan kegiatan pembangunan itu dan turut membantu untuk kelancaran lalu lintas," jelas Junaidi.

Pihaknya mengaku, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait telah melakukan koordinasi dengan Dishub Kukar terhadap pembangunan gorong gorong di sejumlah titik, yang mengakibatkan kemacetan termasuk di Timbau.

"Kami berharap penyedia atau pemborong dapat merekrut tenaga, untuk mengatur lalu lintas. Sebab kalau dari Dishub ini anggotanya terbatas, karena masih banyak hal lain yang harus diperhatikan," ungkapnya.

"Kami hanya memantau dan membantu sementara waktu, jika itu sangat diperlukan," pungkasnya. (ary)



Pasang Iklan
Top