• Jum'at, 04 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Suasana para atlet tinju di Sasana Lembuswana Tenggarong, saat menjalani latihan.(Foto:Achmad Nizar/Kutairaya).


TENGGARONG,(KutaiRaya.com) Sasana Lembuswana Boxing yang berada di kawasan Jalan Akhmad Dahlan Tenggarong, Selasa (8/7/2025) sore cukup ramai terlihat. Puluhan atlet tinju semangat menjalani latihan rutin.

"Kita jadwalkan latihan rutin 4 kali dalam satu pekan," kata Kepala Pelatih Sasana Lembuswana Boxing Decky Samuel Entamoi, saat ditemui Kutairaya, Selasa (8/7/2025)sore.

Saat ini jumlah atlet tinju yang rutin mengikuti latihan sebanyak 20 orang, dari jumlah tersebut diantaranya adalah anak anak yang masih berumur muda."Umur anak anak yang bergabung mengikuti latihan mulai dari 9 tahun atau kelas 3 Sekolah Dasar," katanya.

Ia mengatakan metode pelatihan yang diajarkan kepada para atlet lebih menekankan pada latihan fisik, itu dilakukan untuk meningkatan ketahanan. “Selain latihan fisik, latihan dasar dalam Boxing juga diterapkan untuk menciptakan atau mencetak bibit atlet boxing di usia muda,” katanya.

Pihaknya bertekad untuk mencetak dan melahirkan atlet atlet tinju unggul dan berprestasi kedepannya. "Kami rutin melakukan latihan untuk mencetak atlet sejak dini maupun mengembangkan prestasi atlet boxing,"ujarnya.

Ia mengaku, bahwa sejauh ini Sasana Lembuswana yang menjadi markas untuk pelatihan para atlit tinju di Kota Tenggarong, belum terlengkapi sarana prasarana yang memadai.

"Kami terkendala sarana dan prasarana, contohnya seperti sarung tinju, karena sarung tinju untuk memukul samsak itu berbeda dengan sarung tinju untuk sparing, biasanya sarung tinju untuk samsak itu tipis jadi lebih berbahaya jika dipakai untuk sparing,"ungkapnya.

Selain sarana dan prasaran, tantangan yang dihadapi untuk membentuk atlet boxing diusia muda adalah pertandingan, untuk saat ini kurang adanya event event boxing di Kukar. (*zar)



Pasang Iklan
Top