
Pembangunan Jalan Poros Kota Bangun (Istimewa)
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Jalan penghubung antara wilayah hulu Kabupaten Kutai Kartanegara belum menyeluruh atau belum tuntas dikerjakan, salah satunya jalan Kota Bangun Ilir menuju Liang Ulu, Kecamatan Kota Bangun.
Keberadaan jalan ini sangat diharapkan oleh warga setempat, mengingat banyak masyarakat dari Kecamatan Tabang maupun Tenggarong yang melalui jalan tersebut.
Kepala Desa Kota Bangun Ilir, Supardi mengatakan bahwa jalan tersebut pada 2024 telah diusulkan untuk di bangun, namun saat ini belum seluruhnya terbangun. Jajan yang belum dibangun kurang lebih 1 kilometer, sementara ini masih menggunakan jalan yang ada tapi pengendara perlu berhati-hati karena masih banyak lubang.
"Harapan kami jalan ini segera dibangun, sehingga masyarakat tidak mengeluhkan lagi jalan rusak dan membahayakan pengendara." ujarnya Selasa (8/7/2025).
Ia mengungkapkan bahwa Bupati Kukar bersama OPD terkait beberapa waktu lalu telah meninjau jalan yang belum tuntas dibangun di Kota Bangun Ilir. Ia berharap, mudah-mudahan dengan kunjungan tersebut bisa segera diselesaikan tahun ini juga.
Sementara itu, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri memastikan bahwa pembangunan jalan khususnya di wilayah hulu terus berproses. Saat ini sudah terbangun sepanjang 5 kilometer dan masih ada 8 kilometer lagi bisa dituntaskan pada tahun 2026.
"Jalan ini menjadi prioritas kami kedepan, karena selama ini jalan penghubung ini terisolasi dan kurang layak. Kami juga memastikan bahwa Pemkab Kukar tetap berkomitmen dalam meningkatkan konektivitas jalan di hulu Kukar." ujarnya.
Ia menambahkan bahwa selain, jalan adalah juga beberapa jembatan yang perlu diperbaiki. Dengan akses yang memadai tentu aktivitas perekonomian masyarakat akan berjalan dengan baik.
"Yang pasti pembangunan jalan ini bertahap, tidak bisa sekaligus. Untuk masyarakat dimohon agar bersabar." pungkasnya. (dri)