• Selasa, 21 Juli 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



(Suasana Safari Subuh Perdana, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri)


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) terpilih periode 2025–2030, dr. Aulia Rahman Basri, menghadiri kegiatan Safari Subuh di Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Tenggarong, pada Senin (30/6/2025). Kegiatan ini menjadi penampilan perdana Aulia dalam kapasitasnya sebagai kepala daerah setelah resmi menggantikan Edi Damansyah.

Acara dimulai dengan sambutan dari Bupati Aulia, dilanjutkan dengan salat Subuh berjemaah, serta tausiah singkat yang disampaikan oleh Ustaz Rosyid. Dalam sambutannya, Aulia menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program keagamaan yang telah dirintis oleh pemimpin sebelumnya, terutama Safari Subuh yang dinilai memiliki dampak positif dalam membentuk karakter religius masyarakat Kukar.

“Program ini adalah salah satu warisan baik dari Pak Edi Damansyah yang layak untuk diteruskan. Kemakmuran masjid merupakan cermin kebangkitan daerah, sebagaimana pesan Rasulullah SAW,” ujar Aulia.

Aulia mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana awal dirinya bersilaturahmi langsung dengan masyarakat Kukar, setelah sebelumnya mengikuti kegiatan internal pemerintahan bersama Wakil Bupati Rendi Solihin.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Safari Subuh bukan hanya seremonial semata, melainkan bagian dari strategi pembangunan karakter masyarakat yang akan terus dikembangkan.

“Kami ingin menghidupkan kembali masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial. Ada langgar yang sempat kami kunjungi namun kosong saat waktu Subuh. Dari situ, gagasan Safari Subuh muncul dan harus terus dilanjutkan,” katanya.

Aulia juga menekankan pentingnya membangun dan spiritual masyarakat sebagai bagian tak terpisahkan dari pembangunan daerah.

“Pembangunan fisik bisa diwujudkan dengan anggaran, tapi membentuk karakter masyarakat memerlukan keteladanan, kesabaran, dan program berkelanjutan. Safari Subuh ini adalah salah satunya,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan rencana untuk menjadikan Safari Subuh sebagai agenda rutin pemerintah daerah, sekaligus memperkuat program-program keagamaan lainnya, seperti “Satu Desa Satu Tahfiz”.

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama dan dialog singkat antara pemerintah dan masyarakat. Safari Subuh diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara pemimpin daerah dengan warganya, serta memperkuat semangat religius yang menjadi fondasi utama dalam pembangunan Kukar ke depan. (Dri/Adv)



Pasang Iklan
Top