• Jum'at, 04 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kepala Bidang Pengelolan dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kukar Supriyadi.


TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Menurut data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Kartanegara di sepanjang 2025 (Januari hingga Juni 2025), terdapat 556 kasus Demam Berdarah Dangeu (DBD).

Kepala Bidang Pengelolan dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kukar Supriyadi, mengatakan upaya mengantisipasii wabah DBD adalah melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Kasus DBD di Kukar ditahun 2024 mencapai angka 2.801 kasus,di tahun 2023 mencapai 1.155 kasus dan ditahun 2022 mencapai 843 kasus.

"Saat musim hujan,banyak media atau tempat yang bisa menjadi berkembang biaknya nyamuk,sehingga PSN menjadi langkah nomor satu dalam mengantipasi kasus DBD," ungkap Supriyadi pada Kutairaya.com,Jumat(20/6/2025).

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat,untuk rutin melakukan gotong royong membersihkann lingkungan sekitar,tujuannya untuk mengurangi populasi nyamuk.

"Kita terus melakukan imbauan pada masyarakat untuk melakukan gotong royong membersihkan lingkungannya,minimal seminggu sekali,"ucapnya.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya akan menggelar program vaksinasi DBD pada Juli 2025,Kukar terpilih sebagai salah satu wilayah vaksin DBD bersama Balikpapan dan Samarinda oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur

"Ada sekitar 3.000 dosis vaksin yang akan diberikan kepada sekitarr 1.550 anak SD kelas 1 hingga kelas 5,yang akan dilakukan ditiga Lokasi Khusus (Lokus) SD,"jelasnya.

Sebelum itu,Dinkes Kukar akan mengadakan sosialisasi pada 23 Juni 2025,di Hotel Grand Fatma, sosialisasi ini melibatkan Kementerian Agama,Dinas Pendidikan,para kepala sekolah,camat,lurah,dan perwakilan orang tua murid.

Dengan adanya vaksinasi DBD,ia berharap kasus DBD di Kukar dapat terus menurun . Dengan adanya vaksinasi ini,anak anak memiliki kekebalan tubuh terhadap penyakit DBD,shingga dapat mengurangi tingginya angka kasus DBD ini,"tutupnya. (*zar)



Pasang Iklan
Top