• Rabu, 05 Agustus 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

DPRD Kalimantan Timur



(Anggota Komisi II DPRD M. Husni Fahruddin)


TENGGARONG (KutaiRaya.com) - Bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Kaltim beberapa waktu lalu mendapat perhatian dari anggota Komisi II DPRD M. Husni Fahruddin.

Menurut politisi Golkar tersebut, sebenarnya persoalan ini multidimensi, dan Gubernur Kaltim juga harus turun tangan karena banjir dan longsor bukan hanya terjadi di Kabupaten Kukar saja, di Samarinda juga, jadi dari hulu sampai hilir harus kita selesaikan dengan baik.

Hal ini diungkapkan Ayub sapaan akrabnya, ketika ditemui awak media, Kamis (19/06/2025).

"Nanti kita di DPRD Kaltim akan mengundang kawan-kawan di DPRD Kabupaten Kota, duduk bersama merencanakan dan mengagendakan bagaimana rencana tata ruang terbaik agar lingkungan di daerah juga baik," ungkapnya.

Ia memastikan, kalau lingkungan baik kemudian pengeksploitasi sumber daya alam juga baik, maka banjir dapat terkendali dengan baik.

Untuk alam lanjutnya, juga tidak boleh sepenuhnya disalahkan akibat bencana yang terjadi, tapi ada indikator kalau curah hujan begitu tinggi juga luar biasa, pasti ada sesuatu yang salah dilingkungan.

"Ada sumber daya alam yang dieksploitasi tanpa memperhatikan kaidah-kaidah lingkungan, maka ini akan kita coba sinergikan dengan baik. Boleh menambang dengan batas toleransi yang kemudian bisa membuat lingkungan jadi tetap baik," tuturnya.

Ia menambahkan, bencana alam ini bukan sekadar bencana rutin, tapi disebabkan dampak lingkungan. Dan penanganan bencana ini juga harus dilakukan secara komprehensif, penanganan bukan hanya dilakukan satu Kabupaten atau Kota, tapi pemerintah provinsi bahkan Pusat juga harus terlibat.

"Untuk itu kita harus segera tangani ini agar tidak menjadi bencana yang lebih besar lagi," tandasnya. (One/Adv)



Pasang Iklan
Top