
Kondisi pasar sementara Lapangan Pemuda Tenggarong
TENGGARONG,(KutaiRaya.com) Kondisi pasar sementara Lapangan Pemuda Tenggarong sejak beroperasi pada Februari 2024 lalu hingga saat ini sepi pembeli.
Salah satu pedagang kain dipasar lapangan pemuda, Ahmad mengatakan bahwa sepinya pembeli disebabkan oleh lokasi pasar yang jauh dari perkotaan atau kurang strategis.
"Pasar ini sepi karena lokasi nya bukan di tengah kota, beda dengan Pasar Tangga Arung, dulu jam 10 malam di Pasar Tangga Arung masih ramai pembeli,sekarang hanya beberapa yang datang,kadang seharian pernah tidak ada yang datang," ungkap Ahmad pada Kutairaya.com, Selasa (17/6/2025).
Selain itu, Ahmad juga mengeluh dengan fasilitas yang diberikan, terutama soal listrik yang belum lama ini sering terjadinya pemadaman di Pasar lapangan pemuda.
"Di pasar sering mengalami listrik mati, seperti kemarin listrik mati dari jam 12 siang hingga sore, jam 6 sore baru nyala, mungkin karna tegangannya yang berlebihan saya juga kurang tau," ungkapnya.
Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar Sayid Fatullah mengatakan bahwa sepinya pembeli bukan karena lokasi yang kurang strategis tapi karena perkembangan zaman yang kini masyarakat lebih memilih untuk berbelanja melalui online.
"Pasar Lapangan Pemuda hanya relokasi sementara, sekarang sekitar 80 persen perdagangan sudah beralih ke online, bukan hanya di Tenggarong, bahkan di Samarinda atau di Tanah Abang, para pedagang sudah beralih ke online," tegas Sayid Fatullah.
Ia berharap para pedagang di pasar lapangan pemuda harus cepat beradaptasi dengan teknologi. "Kalau hanya mengeluh dengan keadaan seperti, tidak akan menjadi solusi,saatnya kita beradaptasi dengan pasar pasar online," jelasnya.
Lebih lanjut, ia menghimbau kepada pedagang di Pasar Lapangan Pemuda untuk bersabar menunggu selesainya pembangunan.
"Mereka hanya sementara saja di Pasar Lapangan Pemuda, tapi kalo dilokasi baru pola pikirnya masih sama,tetap saja akan mengalami hal serupa, jadi harus mulai beradaptasi dengan perdagangan online," tutupnya. (*zar)