• Jum'at, 04 September 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Kondisi Air Mati disalah Rumah Warga

TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Sudah dua hari aliran air PDAM yang berada di Jalan Pahlawan RT 24 Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong tak mengalir (mati), hal ini dikeluhkan warga, untuk keperluan sehari hari seperti mandi dan memasak.

Keluhan ini disampaikan salah satu warga, Warti. Ia mengatakan bahwa air mati ini sudah terjadi sejak Rabu (28/5/2025) sampai hari ini, air belum juga mengalir. Dengan adanya mati air ini membuat aktivitas sehari-hari menjadi terganggu seperti mandi dan masak.

"Terpaksa kami beli air isi ulang untuk memenuhi kebutuhan air di rumah. Harapan kami air dari PDAM ini bisa segera mengalir, sehingga kami bisa menggunakannya." ujarnya Kamis (29/5/2025).

Warti mengaku bahwa air mati ini sering terjadi di RT 24, baik itu disebabkan adanya perbaikan maupun air bangar. Namun biasanya kalau ada perbaikan dua hari sebelumnya ada pemberitahuan dari pihak PDAM, bahwa mau ada perbaikan dan meminta warga untuk menampung air persediaan selama masa perbaikan.

"Kami minta kejelasan dari pihak PDAM sampai kapan air mati ini, kalau pun ada perbaikan berapa hari. Karena air sangat penting bagi warga masyarakat khususnya ibu rumah tangga seperti saya." ungkapnya.

Sementara Asisten Manajer Humas Perumda Tirta Mahakam Kukar Ali Murdani mengatakan, terkait air mati di RT. 24 Kelurahan Timbau saat ini pihaknya sudah mengkonfirmasi ke bagian distribusi. Karena memang ada trouble pada saluran pipa di sana, mereka sedang melakukan perbaikan.

"Untuk perbaikan ini belum dipastikan, informasi sementara yang saya terima memang hanya disebutkan sedang ada perbaikan. Tapi sudah ada anggota yang turun ke lokasi untuk menangani. Perbaikan juga sudah mulai dilakukan. Nanti akan kami update lagi jika perbaikannya sudah selesai." jelasnya.

Untuk estimasi waktu pengerjaan, ini memakan waktu sekitar satu hari. Tapi setelah perbaikan selesai, proses normalisasi suplai air memang perlu waktu, apalagi untuk daerah-daerah tinggi seperti Gunung Menyapa dan sekitarnya.

Pelayanan Air Bersih di Kukar

Ali mengungkapkan bahwa PDAM Perumda Tirta Mahakam Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berkomitmen membangun infrastruktur dalam upaya pemenuhan air bersih bagi masyarakat.

"Sampai dengan jumlah sambungan di wilayah Kukar kurang lebih 100 ribu pelanggan. Itu termasuk seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara." ujarnya.

Ia menyebut, pemasangan selalu mengalami pertumbuhan setiap tahun. Memang ada target tahunan untuk jumlah sambungan, termasuk untuk daerah-daerah yang sulit akses.

"Alhamdulillah, respon masyarakat sejauh ini cukup baik. Mereka merasa terbantu dengan adanya layanan air bersih ini, meskipun sesekali memang terjadi kendala seperti kebocoran atau air keruh. Tapi secara umum, layanan masih bisa dinikmati masyarakat." jelasnya.

Selain itu, pembangun jaringan pipa baru yang menghubungkan daerah-daerah yang sebelumnya sulit dijangkau oleh layanan air bersih terus dilakukan. Ini termasuk pemasangan pipa utama dan sekunder serta pembangunan reservoir untuk memastikan distribusi air yang merata.

Meningkatkan kapasitas distribusi air dengan memperbarui dan memperluas fasilitas pengolahan air. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang terus meningkat seiring dengan pertumbuhan populasi.

"Kami berharap Perumda Tirta Mahakam Kukar tetap bisa berkontribusi dan terus membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih, terutama menjangkau wilayah-wilayah yang masih sulit akses. Pemerintah juga punya program seperti Pamsimas, dan PDAM beberapa kali terlibat dalam memberikan edukasi serta sosialisasi kepada masyarakat." pungkasnya. (dri)



Pasang Iklan
Top