
Harapan warga Mangkurawang adanya Lampu Penerangan Jalan Umum
TENGGARONG (KutaiRaya.com) Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) menjadi salah satu bagian penting dari masyarakat Kukar, termasuk di Kecamatan Tenggarong.
Khususnya di Kecamatan Tenggarong, masih ada sejumlah desa atau kelurahan yang belum terpenuhi terhadap kebutuhan LPJU.
Salah satu warga Kelurahan Mangkurawang, Tenggarong Muji menjelaskan, masih ada sebagian wilayah di Mangkurawang yang belum dipasang LPJU. Untuk itu, pemasangan LPJU harus menjadi perhatian.
"Pada 2024 lalu, sudah ada pemasangan LPJU di Mangkurawang. Namun pemasangan LPJU itu tidak sampai wilayah dekat rumah saya," jelas Muji pada Kutairaya, Rabu (28/5/2025).
Ia menyebutkan, masih ada sekitar 2 Km jalan yang belum dipasang LPJU. Dan jalan tersebut sangat sepi.
Dirinya berharap, di 2025 ini ada lanjutan pemasangan LPJU tersebut hingga menyeluruh atau merata. Sehingga LPJU tersebut dapat dirasakan langsung oleh pengguna jalan.
Menurutnya, kondisi jalan tanpa adanya LPJU ini sangat membahayakan pengguna jalan. Terlebih beberapa bulan lalu sempat terdengar informasi adanya aksi kriminalitas, yakni dugaan begal.
"Memang jalan yang gelap tanpa penerangan ini sangat rawan dan membahayakan, khususnya terhadap keselamatan diri," ucapnya.
Hal senada juga dirasakan oleh Muhammad Riski. Ia mengatakan, jika melewati jalan tanpa penerangan merasa cemas dan khawatir, apalagi menggunakan sepeda motor.
"Warga sudah pernah menyampaikan permohonan terkait LPJU,m dan alhamdulillah sudah direalisasik pada 2024 hanya sebagian saja," kata Muhammad Riski.
Pihaknya berharap, pemerataan LPJU juga dapat dilakukan secara tepat sasaran. Dengan adanya LPJU masyarakat merasa aman dan nyaman ketika di jalan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Junaidi menjelaskan, pemasangan LPJU menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah. Pada 2025, pemasangan LPJU dilakukan di seluruh Kecamatan se Kukar.
"Pemasangan LPJU ini terutama di jalan jalan poros Kabupaten, baik dari Kecamatan Marang Kayu hingga Tabang," jelas Junaidi.
Sementara Dishub Kukar telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 80 milliar, untuk pembangunan LPJU di 2025. Khusus pembangunan LPJU di Kecamatan Tenggarong lokasinya tersebar di seluruh desa dan kelurahan, kecuali di kelurhan Loa Ipuh Darat.
"Kelurahan Loa Tebu, Mangkurawang, Bendang Raya dan lainnya tahun ini ada pemasangan LPJU," ujarnya.
Ada sekitar 600-700 unit LPJU yang akan dipasang di Kecamatan Tenggarong. Pemasangan LPJU segera dilakukan dalam waktu dekat, dengan estimasi waktu sekitar 3 bulan lamanya.
"Pemasangan LPJU ini cepat saja, kalau materialnya sudah datang maka segera dipasang. Saat ini sudah selesai tahap lelang," ungkapnya.
Pihaknya mengaku, kendala yang dialami dalam pemasangan LPJU ialah lambatnya kedatangan material dan proses mencari material hingga kondisi hujan.
"Kita mengecek material secara langsung ke pabriknya, untuk memastikan material yang digunakan yang memiliki kualitas baik," paparnya.
Pemasangan LPJU menjadi komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan dasar masyarakat. Sehingga pemasangan LPJU tak hanya menunggu permohonan dari masyarakat, tapi Dishub Kukar telah melakukan pemetaan terhadap wilayah yang membutuhkan penerangan.
"Seluruh masyarakat, bisa menyampaikan permohonan terkait LPJU. Tapi kita juga melihat kemampuan keuangan daerah dan mengingat geografis Kukar yang sangt luas," pungkasnya. (ary)