
Penjual Hewan Kurban di Jalan Tambak Rel, Kelurahan Baru
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Sejumlah penjual hewan kurban yang ada di Tenggarong mengeluhkan masih sepinya pembeli jelang Hari Raya Idul Adha 1446 H. Idul Adha merupakan momentum yang ditunggu-tunggu para penjual untuk meraup keuntungan.
Salah satu pemilik usaha hewan kurban di jalan Tambak Rel, Muji Burahman mengatakan bahwa tahun ini ia hanya menyediakan sekitar 50 ekor sapi. Jumlah itu jauh berkurang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang bisa mencapai ratusan ekor. Apalagi untuk pengiriman ke Berau, tahun ini Muji hanya mengirim sedikit karena stok sapi yang datang juga tidak banyak.
"Saya lebih fokus mengambil sapi dari masyarakat lokal. Jadi, masyarakat yang memelihara, kemudian kita beli. Pendekatan ini saya lakukan juga sebagai upaya menjaga dari penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang cukup banyak ditemukan. Saya lihat, sapi-sapi yang datang dari Kupang banyak yang terindikasi PMK."paparnya Rabu (28/5/2025).
Muji menyebut untuk harga jual sapi, di banderol mulai dari Rp16 juta hingga Rp35 juta, tergantung jenis dan bobotnya. Jenis sapi yang saya jual antara lain Brahman, PO (Peranakan Ongole), dan Limosin. Sisanya, kalau tidak terjual, akan di kembalikan.
"Penjualan ini memang saya siapkan khusus untuk momen Idul Adha. Meskipun saya punya kandang penggemukan, tapi di lokasi ini saya memang fokus untuk penjualan musiman saja." jelasnya.
Muji mengungkapkan sampai dengan saat ini belum ada pemeriksaan dari Dinas terkait. Terakhir ia mengkonfirmasi, bahwa pemeriksaan hewan kurban dari Dinas baru akan dilakukan tanggal 2 atau 3 Juni. Padahal seharusnya dilakukan lebih awal, agar tidak terjadi kasus pembelian hewan yang ternyata membawa penyakit.
"Harapan kita tentunya adalah agar masyarakat tetap membeli hewan kurban, meskipun kita tidak bisa memaksa karena kurban ini terkait kemampuan masing-masing individu. Hukum kurban juga disyariatkan bagi yang mampu.
Namun memang, untuk tahun ini daya beli masyarakat tampaknya agak menurun jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya." ungkapnya.
Sementara itu, Ronny penjual hewan kurban di Jalan Ahmad Dahlan mengungkapkan bahwa penjualan di tahun ini tidak terlalu banyak, ia menjual sapi kurang lebih 20 ekor dan kambing 25 ekor.
"Sampai dengan saat ini belum banyak yang beli, namun biasanya tiga hari menjelang Idul Adha banyak yang beli kesini." ujarnya.
Ia menyebut untuk sapi yang dijual di datangkan dari Kupang dengan jenis sapi bali, sementara kambing jenis etawa. Karena jenis ini banyak diminati oleh pembeli.
Terpisah, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar Gozali Rahman menyebutkan, ketersediaan hewan kurban Kukar tahun ini kurang lebih sekitar 4.200 ekor sapi. Ini adalah jumlah ketersediaan, bukan jumlah yang sudah dipotong. Data pemotongan akan tersedia setelah proses penyembelihan dilakukan. Untuk kambing, Kukar memiliki stok sekitar 800 ekor.
"Jumlah tersebut tersebar di 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara. Jadi memang tahun ini stok hewan kurban yang tersedia cukup banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya." sebutnya.
Untuk pemeriksaan hewan kurban ada dilakukan tiga hari menjelang Idul Adha seperti di wilayah Tenggarong. Sedangkan di kecamatan lain, akan ada petugas yang ditugaskan secara khusus di masing-masing wilayah.
Distanak Kukar punya puskeswan di setiap kecamatan yang menangani langsung pemeriksaan hewan-hewan tersebut. Pemeriksaan ditujukan kepada pedagang hewan kurban, dan untuk kelompok peternak juga akan ada petugas yang datang khusus.
"Kami dari bidang kesehatan hewan mengimbau masyarakat untuk membeli hewan kurban yang sudah diperiksa dan dinyatakan layak oleh petugas. Nantinya akan terlihat mana hewan yang layak dan tidak layak. Jika ditemukan hewan yang sakit atau tidak layak, maka tidak diperbolehkan untuk dijual." ungkapnya.
Harapannya untuk Hari Raya Idul Adha tahun ini adalah masyarakat tidak perlu khawatir akan kehabisan stok hewan kurban. Karena dari data yang ada, ketersediaan kita mencukupi bahkan melebihi kebutuhan. (dri)