• Jum'at, 05 Juni 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



Acara Pisah Sambut Kasi Pidum dan Kasi Pidsus Kejari Kukar

TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar acara pisah sambut Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) dan Kepala Saksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) serta pelepasan Tenaga Harian Lepas (THL) Inspektorat Kukar. Acara ini pimpin langsung Plh Kajari Kukar Sigid J. Pribadi di Aula lantai 1 Kejari Kukar Selasa (27/5/2025).

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kukar kini dijabat Danang Leksono Wibowo menggantikan Ahmad Reza Guntoro dan Kasi Pidsus yang baru I Nyoman Wasita Triantara menggantikan Irawan EM.

Plh. Kajari Kukar Sigid J. Pribadi mengatakan bahwa acara pisah sambut ini merupakan hal yang biasa dilakukan dalam sebuah organisasi pasti ada rotasi dan mutasi salah satunya di Kejari Kukar yakni Kasi Pidum dan Kasi Pidsus.

"Sudah ada SK Jaksanya. Kasi Pidum pak Guntoro, kalau tidak salah, sudah menjabat selama tiga tahun. Sekarang mereka dipromosikan, mendapat tugas baru di Kasi Narkotika dan Kejaksaan Tinggi, Sumatera Selatan di Palembang. Terima kasih atas pengabdiannya. Ini adalah bentuk promosi, meskipun setara, tapi penempatannya kini di Kejati." ungkapnya.

"Pengganti beliau adalah Pak Danang Leksono Wibowo. Beliau bukan wajah baru di kejaksaan. Sebelumnya pernah menjabat sebagai Kasih Intel di Bontang dan Kutim. Sekarang kembali, mendapat promosi karena sebelumnya bertugas di Kutim yang merupakan kelas 2, dan sekarang ke kelas 1."paparnya.

Sementara itu, untuk posisi Kasih Pidsus, diisi oleh jaksa dari Mataram, berasal dari Kejati . Ini juga bentuk promosi. "Pak Irawan juga mendapatkan promosi. Yang kini menjadi Kasi Pengendalian Operasi pada Kasi Pidsus Eksentris Kalimantan Utara di Tanjung Selor."katanya.

Selanjutnya, I Wayan Wasita yang berasal dari Kejati Nusa Tenggara Barat (NTB). "Terima kasih atas kehadirannya. Harapan saya, dengan adanya tenaga-tenaga baru ini, kinerja Kejaksaan Negeri Kukar bisa semakin ditingkatkan.
Jangan sampai terjadi tindakan korupsi." ungkapnya.

Dengan pengalaman pak Wasita di Kasi Pidsus, Sigid berharap bisa mengungkap lebih banyak kasus-kasus korupsi, karena potensi korupsi memang cukup tinggi.

Ia menambahkan, terkait perkara tambang sekarang cukup banyak, termasuk juga kasus kayu dan kehutanan yang masih terjadi. Harapannya, semoga kinerja yang sudah baik bisa terus ditingkatkan.

"Penegakan hukum sekarang sudah jauh lebih baik. Masyarakat juga mulai mempercayai. Harapan saya ke depan, mereka bisa membangkitkan kembali kinerja kejaksaan ke tingkat global sebagai lembaga yang paling dipercaya berdasarkan survei. Semoga tidak ada lagi perbuatan tercela yang muncul dari jaksa-jaksa kita." pungkasnya. (dri)



Pasang Iklan
Top