• Minggu, 31 Mei 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur



TENGGARONG (KutaiRaya.com) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar menggelar rapat paripurna ke 5, dengan agenda pengumuman hasil penetapan Bupati dan Wakil Bupati Kukar terpilih terhadap tindak lanjut putusan Mahkama Konstitusi atas perselisihan hasil pemilihan Pilkada 2024.

Rapat tersebut berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Kukar Jalan Wolter Monginsidi Tenggarong dan dipimpin oleh Plt Ketua DPRD Kukar Junadi. Serta dihadiri Sekretaris Kabupaten (Sekkab) H Sunggono, paslon terpilih dan tamu undangan lainnya.

Plt Ketua DPRD Junadi mengatakan, berdasarkan hasil Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang penetapan hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati atas perselisihan Pilkada, bahwa menetapkan Aulia Rahman Basri - H Rendi Solihin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kukar.

"Dengan perolehan suara 209.905 suara sah atau sekitar 57 persen, sebagai paslon Bupati dan Wakil Bupati Kukar terpilih periode 2025-2030," kata Junadi.

Sementara pengumuman ini disampaikan sebagai tahapan proses penyusunan, pengesahan kelengkapan Bupati dan Wakil Bupati Kukar terpilih, kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sementara itu, Bupati dan Wakil Bupati Kukar Aulia Rahman Basri didampingi Rendi Solihin menyampaikan rasa syukurnya dan bangga serta terhormat bisa menjadi bagian catatan sejarah politik, khususnya di Kukar.

"Pilkada yang kita lalui, bukan sekedar ajang kontestasi dalam memilih pemimpin. Tapi spirit utama dari Pilkada harus dilihat sebagai refleksi keinginan dan harapan masyarakat," sebut Aulia Rahman Basri.

Melalui pengumuman ini, diharapkan seluruh pihak dapat berkolaborasi dengan baik dalam membangun Kukar ke depannya. Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada paslon lainnya yaitu Awang Yacoub Luthman - Ahmad Zais dan Dendi Suryadi - Alif Turiadi, yang telah memberikan pelajaran penting tentang adat berkomunikasi, kebijakan dan kedewasaan berpolitik.

"Mari bersama sama mewujudkan Kukar Idaman Terbaik di Kutai Kartanegara. Kerja kerja konsolidatif yang sangat diperlukan," ucapnya.

Ia menegaskan, dengan pengumuman penetapan Bupati dan Wakil Bupati Kukar terpilih menepis isu yang beredar Kukar akan pecah. Tapi hal itu telah dibuktikan dengan kebersamaan yang dijalin dan seluruh masyarakat di Kukar berhandengan tangan, dan rukun. (ary)



Pasang Iklan
Top