• Senin, 03 Agustus 2026
logo
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Diskominfo Kutai Kartanegara



TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik yang pertama, Senin (5/5/2025). Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Bappeda Kukar dan dibuka secara resmi oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setkab Kukar, Dafip Haryanto.

Musrenbang ini mengangkat isu-isu strategis yang menyentuh langsung kelompok masyarakat rentan dan prioritas, yakni pemuda, perempuan, anak, penyandang disabilitas, serta pelestarian budaya. Meskipun belum diatur secara spesifik dalam regulasi nasional, pelaksanaan musrenbang tematik ini disebut sebagai langkah inovatif Pemkab Kukar dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026.

"Ini adalah tindak lanjut dari musrenbang umum yang telah dilaksanakan sebelumnya. Banyak usulan dari stakeholder, khususnya penerima manfaat program, yang perlu difokuskan kembali agar perencanaan lebih tajam dan tepat sasaran,"kata Dafip.

Dalam forum ini, seluruh organisasi dan forum pemerhati diundang untuk memberi masukan langsung, mulai dari Dispora, Dinas Pendidikan, DPMD, DP3A, hingga DP2KB. Melalui kolaborasi lintas perangkat daerah, program yang memiliki sasaran serupa dapat disinergikan untuk mengoptimalkan anggaran dan cakupan manfaat.

"Misalnya, program kepemudaan yang luas bisa dikerjakan bersama antara Dispora, Dinas Koperasi dan UMKM, serta DP2KB melalui Bina Keluarga Remaja (BKR)," jelas Dafip.

Kegiatan ini juga menghasilkan sejumlah catatan penting, termasuk usulan pembaruan database penyandang disabilitas dan pembentukan tim kerja bersama PPDI untuk memastikan akurasi data dan pelaksanaan program tepat sasaran.

Melalui pendekatan inklusif ini, Pemkab Kukar berharap seluruh elemen masyarakat dapat merasa dilibatkan dalam pembangunan daerah.

"APBD yang digunakan adalah milik masyarakat, maka perencanaannya harus partisipatif," tegasnya.

Ke depan, musrenbang tematik ini direncanakan menjadi agenda rutin tahunan sebagai upaya mewujudkan pembangunan yang adil dan merata di seluruh wilayah Kukar. (adv/dri)



Pasang Iklan
Top