
TENGGARONG, (KutaiRaya.com) Sebanyak 524 jamaah haji asal Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dijadwalkan akan diberangkatkan ke Tanah Suci mulai tanggal 8 Mei 2025. Para jamaah ini berasal dari 20 kecamatan yang tersebar di wilayah Kukar.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama Kukar, Norjali, mengungkapkan bahwa pemberangkatan akan dilakukan dalam tiga kloter. Kloter pertama dijadwalkan berangkat pada 8 Mei menuju Madinah. Selanjutnya, kloter 12 akan berangkat pada 23 Mei, dan kloter 15 pada 27 Mei.
"Total jamaah saat ini berjumlah 524 orang. Mereka akan didampingi sembilan petugas haji, terdiri dari tiga petugas haji daerah (PHD), satu pemimpin kloter, dua pembimbing ibadah, dan tiga tenaga kesehatan," jelas Norjali, Senin (21/4/2025).
Ia menambahkan, jumlah jamaah masih bisa bertambah hingga batas akhir pelunasan biaya haji pada 25 April mendatang. Hal ini karena sudah ada cadangan yang melunasi dan siap menggantikan jika ada jamaah yang mengundurkan diri.
Ia menambahkan untuk memastikan kondisi kesehatan jamaah, vaksinasi akan dilakukan pada 21 hingga 24 April. Jamaah dibagi dalam enam zona berdasarkan jumlah per wilayah. Zona dengan jumlah terbanyak seperti Tenggarong akan diarahkan ke Puskesmas Rapak Mahang untuk menghindari penumpukan.
"Jenis vaksin yang diberikan adalah meningitis dan polio sebagai vaksin wajib, serta vaksin influenza yang dianjurkan," ungkapnya.
Setelah vaksinasi, jamaah akan menunggu kedatangan koper dan jadwal resmi keberangkatan. Koordinasi juga terus dilakukan dengan Pemerintah Daerah, khususnya bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), guna memastikan kelancaran persiapan.
Norjali menyebutkan, sejauh ini tidak ada kendala berarti dalam proses persiapan."Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar. Hanya ada beberapa persoalan teknis kecil di lapangan, dan tidak ada keluhan dari jamaah," ujarnya.
Ia juga mengimbau agar para jamaah menjaga kondisi tubuh menjelang keberangkatan. "Ibadah haji membutuhkan fisik yang prima. Setelah divaksin, kami harap jamaah cukup istirahat dan tidak terlalu banyak beraktivitas agar fokus pada persiapan," tutupnya. (dri)